Syafii Efendi: Ingin Kaya, Perkuat Ibadah Sunnah

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PALEMBANG, Sribernews- Salah satu tips menjadi sukses dan kaya, menurut Trainer dan motivator termuda nomor satu di Indonesia, Mr. Syafii Efendi adalah dengan memperkuat ibadah sunnah.

“Kita juga harus memperkuat sunnah, karena di balik sunnah itu ada kekayaan. Yang rajin mengerjakan itu pasti kaya. Jadi mulailah mengerjakan sunnah, shalat Tahajud, shalat Dhuha dan perbanyak istigfar,” ungkap Syafii saat memberikan motivasi kepada 3400 Pemuda Palembang Acara Seminar Nasionall Character Building yang di gelar oleh DPD WIMNUS SUMSEL (wirausaha muda Nusantara) di Hotel Horison Ultima Palembang Selasa (20/11)

Baca Juga:  Lebaran Betawi ke 12 Sukses Digelar

Mendengar hal tersebut, pemuda Palembang pun terpukau dengan kata-kata motivasi yang diberikan Syafii. “God want you to be rich! Memang kita diperintahkan untuk bersabar dalam kemiskinan, tapi kita tidak diajarkan jadi orang miskin. Karena Islam mengajarkan kita untuk jadi kaya,” ujarnya.

“Kaya di dunia kemudian perbanyak sedekah dan amal jariah. Akan membuat kita sangat kaya di akhirat,” tambahnya.

Jadi untuk teman-teman yang tengah mengalami kegalauan dengan urusan pernikahan, buku karya Mr. Syafii Efendi bisa dijadikan salah satu referensi bacaan yang menarik. Karena menikah memang tidak hanya didasari cinta, namun juga butuh ilmu. Dan ilmunya bisa dibaca di buku “Nikah Muda Nikah Kaya”

Baca Juga:  Empat Tahun Berturut-turut, Resulticks Masuk dalam Gartner Magic Quadrant

Acara dibuka oleh Gubernur Sumsel yg diwakili oleh asisten III Prof Eduar Juliartha juga dihadiri pimpinan-pimpinan universitas, Kepala sekolah dan Guru serta dosen Kewirausahaan Se-Palembang.

“Betapa pentingnya peran pemuda dalam memajukan negeri ini, oleh sebab itu pemuda jangan sampai terpengaruh berita Hoax, Narkoba, dan penyakit-penyakit remaja lainnya. Lebih baik fokus melakukan perbaikan diri, seperti ikut kegiatan positif seminar-seminar seperti ini” ungkap asisten III Prof Eduar Juliartha saat membuka seminar tersebut mewakili Gubernur Sumsel (Dag)