Ajarkan BM Wariskan Tongkat Kepemimpinan GPII

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA. SRIBERNEWS–Karman BM (pengacara, pengusaha & Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesya) mengatakan zaman Masyumi awal kemerdekaan RI bertumbuhan ormas Pemuda, Pelajar, seperti GPI, PII, HMI, awalnya untuk mempertahankan Kemerdekaan RI dari agama penjajah Belanda yang sudah menjajah 350 tahun ingin kembali menjajah RI bersama Inggeris, USA, Portugis dan Jepang.

‘Di zaman Masyumi itu termasuk NU yang tergabung pada Masyumi, hingga kini mempengaruhi ideologi RI bersama PNI (Nasionalis), PKI (Komunis),” kata mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia) di Jakarta, baru] baru ini.

Baca Juga:  Pembatasan Sosial Berskala Besar Resmi Berlaku di Jakarta Jumat, 10 April 2020

Karea PKI melanggar HAM, memberontak dan membantai umat Pancasila, sehingga tap MPRS no : XXV / 1966 Melarang semua ajaran identitas PKI.

Usai tumbang tiran Orba, GPII menyatu dengan semua komponen bangsa dan banyak pejabat tokoh dari GPII adil dalam Pemerintahan.

Karman yang kini tergabung dalam Keluarga Besar Gerakan Pemuda Islam Indonesya (KBGPII) Pimpinan KH Harada Nurdin, merasakan pengalaman luar biasa sulitnya Pimpin GPII DKI.

Statement Karman dilanjutkan kembali dalam seminar ‘ Entrepreneur for milenial era ‘ bersama Panelis Ajib Hamdani (KAHMI HIPMI), Hamayadi Harahap (Bendum GPII). dengan Moderator FAUZAN yang dihadiri antara lain Dedi Suryadi Ketua Umum GPII DKI, Agung Maulana (Panitia Korps Mahasiswa GPII), Amin Haji (Pembuka acara atas nama Walikota) serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda.
Inti pelajarannya upaya Wirausaha Jangan pernah menyerah gagal bisnis dan bisa hijrah bila tak cocok. Mahdi

Baca Juga:  Rupiah Babak Belur, Warganet Penuh Spekulasi

.