PLN Beri Kompensasi atas Pemadaman Listrik

JAKARTA.SRIBERNEWS. COM–PT Perusahaan Listrik Negara (PLN akan memberikan kompensasi kepada pelanggan atas padamnya listrik di sebagian wilayah Jawa pada Minggu (4/8/2019).

“Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya,l kata Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Chayani di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut dia.:kompensasi yang diberikan sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) denfan indikator lama gangguan.

Dari situ, diperkirakan kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik (Non Adjustment).

Saat ini, katanya. pihaknya tengah melakukan pengumpulan data ihwal mana saja pelanggan yang akan mendapatkan kompensasi dari perseroan. Termasuk kepada pelaku usaha yang merasa dirugikan atas kejadian pemadaman listrik tersebut.

Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (prabayar).

Pihaknya telah melakukan pengumpulan data pelanggan-pelanggan.

“Kita sudah punya area area mana yang terdampak, dari area yang terdampak inilah kemudian diperhitungkan, diformulasikan dan kemudian jadi pengurang untuk tagihan berikutnya,” katanya.

Pemberian kompensasi ini merujuk dalam Permen ESDM nomor 27 tahun 2017 dan Undang-Undang nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Pada beleid pasal 29 ayat 1 huruf b, UU 30/2009, tercantum bahwa konsumen harus mendapat tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik.

Sedangkan pada huruf e, konsumen bisa mendapat ganti rugi apabila terjadi pemadaman yang diakibatkan kesalahan dan/atau kelalaian oleh pemegang izin usaha.

Masih Berlangsung

Hingga Senin (5/8/2019) pemadaman terus terjadi swCa bergilir.
“Mohon maaf MLS (Manual Load Shedding) atau pemadaman bergilir masih terjadi. Tapi mudah-mudahan dengan segera masuknya pembangkit- pembangkit besar mudah-mudahan nanti yang jumlah bergilir ini semakin sedikit semakin sedikit,” kata Sripeni Inten Cahyani.

Tahap pertama, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Daerah yang akan padam di Tangerang. Sekitar Teluk Naga, Jalan Pasar Kemis, Jalan Raya Serang Balaraja, Serpong, BSD City, Bintaro, Kebon Jeruk, Bulungan, Tanah kusir, Menteng, Kedoya Raya, Ciputat, Pesangrahan, Bandengan, Kapuk Raya, Pantai Indah Kapuk, Cikokol, Serpong, Teluk Naga, Jalan Raya Legok, Jalan Raya Karawaci dan sekitarnya.

Sementara pemedaman listrik bergilir tahap kedua di kawasan Tangerang dan Jakjarta. Pemadaman listrik akan dilakukan antara pukul 13.00-16.00 WIB. Daerahnya sekitar Jalan Bitung, Jalan Raya Pasar Kemis, Jalan Raya Serang Balaraja, Gading Serpong, Jalan Raya Legok, Jalan Raya Mauk, Grogol, Daan Mogot, Cengkareng, Jalan Kyai Tapa, Cengkareng, Ciledug, Daan Mogot, Kedoya Raya, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Curug Raya, Jalan Raya Cipondoh, Jalan Bhayangkara Serpong, Alam Sutera dan sekitarnya.

Tahap ketiga mulai pukul 16.00-19.00 WIB antara lain wilayah sekitar Jalan Kapuk Kamal, Jalan Batu Ceper Raya, Jalan Raya Serang, Kali Angke, Taman Anggrek, Tomang Raya, Jalan Kapuk Kamal Muara, Jalan Kapuk Kayu Besar, Jalan Setiabudi, Jalan Kuningan, Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, Tanah Abang, Karawaci, Jalan Raya Pasar Kemis, Jatake dan sekitarnya.

Pihaknya akan terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik . (DBS)

Redaksi Sribernews

Next Post

Pascabencana Alam Lombok, Samsung Sumbang Satu Unit Ambulans

Mon Aug 5 , 2019
JAKARTA.SRIBERNEWS .COM–Samsung Electronics Indonesia melalui program Samsung Peduli Lombok menyerahkan satu unit ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Ambulans diserahkan Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship, PT Samsung Electronics Indonesia, dan diterima oleh Perwakilan dari PMI yang disaksikan o Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkifliemansyah […]