PSBB DKI Jakarta Diperpanjang

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.SRIBERNEWS- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Anies juga menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi.

“Kita memutuskan untuk menetapkan status PSBB diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies, dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

“Saat ini status Jakarta tidak berubah, tetap PSBB, tapi kita mulai melakukan transisi di bulan Juni, menuju apa? Menuju aman sehat produktif. Kita ingin jakarta menjadi kota yang aman, sehat, bebas Covid, dan masyarakat bisa. Menjalankan sosial ekonomi,” kata Anies.

Dalam masa transisi kegiatan ekonomi sosial sudah bisa dilaksnakan namun dengan syarat ketat penting seperti jarak. Menggunakan masker, dan lain – lain.

Fase pertama dimulai dengan kelonggaran atas kegiatan yang hanya memiliki manfaat besar bagi masyarkat, dan dengan syarat yang ketat misalnya kapasitas hanya 50 persen

Menurut Anies, perpanjangan itu salah satunya karena masih adanya wilayah yang memiliki angka kasus positif yang masih tinggi. Dia juga mengatakan sanksi PSBB akan tetap berlaku.

Baca Juga:  RUU PKS tak Sesuai Norma Islam dan Pancasila

“Dalam masa transisi sanksi pelanggaran pembatasan tetap berlaku dan akan ditegakkan,” ujarnya.

Sanksi dengan prosedur sedemikian rupa dilakukan untuk melindungi warga.

Pihaknya akan memberikan panduan dan daftar wilayah – wilayah yang mendapat perhatian.

Berbagai aktivitas akan dimulai namun dengan aturan ketat misalnya MRT dan Transjak hanya berisi 50 persen penumpang dari biasanya. Mal, misalnya, baru akan dibuka Senin (8/6/2020).

Warga boleh naik berdua asalkan dengan keluarga, rumah makan tidak boleh prasmanan.

Anies berterima kasih batas apa yang sudah dilakukan warga DKI dan semuabanyak pihak selama pelaksanaan PSBB. Semua pihak yang sudah berjuang dan patuh dalam menjalankan PSBB merupakan pahlawan yang harus diapresiasi.

“Perjuangan ini belum selesai. Ini Masa transisi. Butuh kebersamaan untuk menghadapi semua kita. 13 minggu ini alhamdulilah kita syukuri,” katanya.

Perjuangan menghadapi pandemi berikutnya, kata Anies, seperti lari maraton yang membutuhkan strategi dan stamina.

Perjuangan lawan Covid butuh persatuan karena Covid tidak pilih,- pilih .

Dia juga mengajak seluruh warga DKI untuk melakukankamu apa yang dilakukan pusat/ presiden . Beban pusat tidak sederhana dan tidak kecil karena itu semua warga DKI harus mendukung.

Baca Juga:  Pembangunan Ekonomi Berkeadilan, Atensi Rakornas II KAHMI

“Masukan harus ada tetapi ini masa bersama melawan.m musuh yang tak terlibat,” katanya. HERS

Anis Baswedan – 4 Juni jam 12:00

*Prinsip Masa Transisi*

1. Hanya warga yg sehat yg boleh bepergian
2. Semua tempat & semua kegiatan hanya boleh diisi setengah dari kapasitas
3. Untuk kegiatan2 tertentu, usia lanjut, anak2 dan ibu hamil dilarang
4. Selalu pakai masker jika diluar rumah, denda 250.000
5. Jaga jarak aman (min 1 meter), cuci tangan dengan sabun, dan menerapkan etika batuk/bersin

Masa transisi mulai besok (5 Juni) s/d selesai, jika kondisi stabil maka PSBB transisi akan selesai di akhir Juni.

*Protokol Penting di Tempat Kerja:*
1. Proporsi Karyawan yg bekerja adalah separuh dari kapasitas
normal. Sisanya bekerja dari rumah (WFH).
2. Dari yg bekerja, dibagi 2 shift (mis, 07:00 dan 09:00), agar jam masuk, jam istirahat dan jam pulang tidak bersama2.
3. Perkantoran bisa mulai 8 Juni dengan kapasitas 50% dengan memperhatikan physical distancing.

Mobilitas Kendaraan

1. Mobil/Motor Pribadi dengan 1 keluarga bisa 100% kapasitas
2. Angkutan Umum dengan 50% kapasitas

Target DKI : *Sehat – Aman – Produktif*