Mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia Ditahan

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.SRIBERNEWS-Ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan penjualan dan pengadaan fiktif di PT Dirgantara Indonesia (DI), mantan Dirut DI Budi Santoso ditahan selama 20 hari ke depan, mulai Jumat 12 Juni 2020.

“Penyidik akan melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 12 Juni 2020 sampai dengan 1 Juli 2020,” kata Ketua KPK Firli B dalam konperensi pers di Jakarta, Jumat 12 Juni 2020.

Tersangka BS (Budi Santoso) ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Gunturm

Baca Juga:  Bintang ‘Gundala’ Sapa Heboh di MRT Dukuh Atas

Selain Budi, KPK juga menahan mantan asisten Direktur Utama Bidang Bisnis Pemerintah PT DI Irzal Rinaldi Zailani yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Irzal akan ditahan di Rutan KPK yang terletak di Gedung Merah Putih KPK.

Budi dan Irzal ditahan setelah diperiksa oleh penyidik KPK hari ini.

Budi dan Irzal juga dihadirkan dalam konferensi pers penetapan tersangka. Keduanya mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.

Budi dan Rizal.diduga melarikan keuangan negara senilai 295,3 miliar dan 8,65 miliar.

Baca Juga:  Suap Pupuk, KPK OTT Anggota DPR asal Golkar

Uang tersebut merupakan uang yang dibayarkan PT Dirgantara Indonesia kepada enam perusahaan mitra atau agen yang bekerja sama dengan PT DI meski mitra atau agen itu tidak pernah melakukan pekerjaannya.
Seluruh mitra yang seharusnya melakukan pengerjaan, tetapi tidak pernah melaksanakan pekerjaan berdasarkan kewajiban yang tertera di dalam surat perjanjian. Itulah kita menyimpulkan bahwa terjadi pengerjaan fiktif.

Budi dan Irzal dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana. DBS/ S1