Usut Tuntas Pembubaran Acara KAMI di Surabaya

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SRIBERNEWS–Koalisi Aksi Selamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya dibubarkan saat eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo tengah memberikan pidato. Diduga ada oknum kepolisian yang membubarkan acara tersebut.

Politikus PKS, Mardani Ali Sera menyesalkan peristiwa tersebut terjadi di negara yang demokratis.

Menurut dia, KAMI memiliki hak hidup juga menyampaikan pendapat. Tidak masalah selama acara tersebut menerapkan protokol kesehatan

Mariano menegaskan saling adang mengadang bukanlah budaya yang baik. Negara kita demokrastis. Semua diberi wadah dan peluang untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya. Selama ikut protokol Covid-19. KAMI punya hak hidup dan menyampaikan pendapat. Seperti juga organisasi yang lain,” katanya sebagaimana dilansir Merdeka.com Senin, 28 September 2020.

Baca Juga:  Habib Rizieq Shihab Negatif Covid

Mardani mendorong pengusutan pembubaran tersebut secara transparan. Jika tidak diselesaikan maka bisa menimbulkan konflik horizontal di masyarakat.

“Semua harus transparan. Niat yang baik perlu cara yang baik. Jika ini tidak diselesaikan dengan tuntas kita membiarkan konflik horizontal di masyarakat dan berbahaya,” ujarnya.

Anggota DPR Komisi II ini meminta seharusnya KAMI diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, bukan dihalangi.

“Mestinya semua dewasa memberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya,”katanya. DBS/merdeka.com/ S1

#Gatot Nurmantyo #Mardani Ali Sera #KAMI #Usut Tuntas Pembubaran KAMI