Kasus Nurhadi, Pendeta James Palk.Diperiksa sebagai Saksi

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.SRIBERNEWS–Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan akan memeriksa pendeta James Palk dalam kasus suap dan gratifikasi mantan Sekjen Mahkamah Agung, Nurhadi.
Dalam jadwal pemeriksaan, James akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dari tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
“Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka NHD (Nurhadi),” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Baca Juga:  Muhammadyah Serukan Rekonsiliasi Nasional

Selain James Palk, KPK juga memanggil Handi Kusworo dan Kasirin.

Meski sudah dijadwalkan, namun Ali belum menjelaskan alasan para saksi tersebut diperiksa dan kaitannya dengan kasus ini.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang menjadi tersangka, yakni Nurhadi; menantunya, Rezky Herbiyono dan Hiendra. KPK menduga Nurhadi melalui Rezky menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

Uang itu diduga diberikan agar Nurhadi mengurus perkara perdata antara PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. KPK menyebut menantu Nurhadi menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu

Baca Juga:  Kementan: Pupuk Solusi Jitu Pertanian Modern

KPK juga tengah mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang ( TPPU) dalam kasus ini. Sejumlah saksi sudah diperiksa KPK terkait hal ini.

Ali mengatakan bila ditemukan dua alat bukti permulaan yang cukup, maka KPK akan menetapkan status tersangka TPPU dalam kasus ini. DBS/S1