Seratus Ribu Guru Honorer K2 akan Kepung Diknas Banten

BANTEN.Sribernews.com– Ketua Umum Honorer Banten Bersatu Martin Alkosim mengancam akan mengerahkan 100 ribu honorer K2 pendukung Prabowo-Sandi, untuk mengepung Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Mereka mendesak dan menuntut Dinas Pendidikan Provinsi Banten mencabut keputusan pemecatan enam guru honorer, yang dipecat gara-gara berpose salam dua jari dan pamer stiker Prabowo-Sandiaga.

“Kami tidak terima kalau Kadisdikbud Banten bilang enam guru honorernya disuruh bekerja nanti 2 Mei. Kan itu berarti terputus kerjanya. Sementara dari enam itu ada yang guru honorer K2 juga jadi nanti status sebagai K2 hilang,” terang Martin seperti diberitakan JPNN, Selasa (26/3/2019).

Martin menyebut 100 ribu honorer ini adalah massa pendukung Prabowo-Sandi. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap enam guru honorer di SMAN 9 Kabupaten Tangerang yang dipecat.

Menurut Martin, kebijakan tersebut sangat tidak manusiawi. Itu sebabnya, Honorer Banten Bersatu minta Kadisdikbud segera mengaktifkan kembali enam guru tersebut paling lambat 1 April. Pengaktifan itu harus hitam di atas putih.

Pihaknya merasa senang sanksi enam guru honorer dicabut. Tapi, tidak terima bila mereka dipekerjakan 2 Mei. Kami menuntut harus dipekerjakan lagi paling lambat 1 April. “Itu mutlak karena pemecatan itu tidak berdasar dan zalim,” ucapnya.

Bila tuntutan itu tidak dipenuhi, Martin memastikan, massa honorer K2 tetap akan melakukan aksi demo besar-besaran. Aksi ini untuk menunjukkan kepada penguasa, suara rakyat itu tidak bisa disepelekan.

“Kami akan bergerak bila Disdikbud Banten tidak memenuhi tuntutan kami. Saya pastikan 100 ribu honorer akan turun dan ini bukan cuma gertal sambal,” tegasnya.

LAPORAN : HER
EDITOR : H. ERYANI

Redaksi Sribernews

Next Post

Kampanye di Bali, Prabowo Tegur Pendukungnya yang Jelekkan Jokowi

Tue Mar 26 , 2019
Denpasar.Sribernews.com- Calon Presiden Prabowo Subianto membuktikan ucapannya agar tidak menyerang pribadi lawan politiknya. Hal tersebut ia buktikan saat menyapa ribuan warga Bali di Lapangan Kapten Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa (26/3/2019). Saat ia menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak boleh berbohong, massa menerikakkan nama ‘itu Jokowi’, Prabowo langsung menegur dan meminta agar […]

Berita Terkait