EF 360 Buka Kompetisi Ajarkan Gratis Pelajar SMA Berjiwa Entrepreneurship

JAKARTA, SRIBERNEWS.COM – Di negara maju seperti Amerika Serikat menjadi entrepreneur sudah menjadi trend hidup banyak orang.

Tak kalah, saat ini entrepreneur di Indonesia mulai berkembang. Tercatat, pada tahun 2018 terbentuk 992 startup baru, 91% pendirinya didominasi dari kalangan yang berusia 25-38 tahun.

Hal tersebut mendorong sekolah terkemuka bahasa English First (EF) membuka Kompetisi EF 360.

“Kompetisi EF 360 dapat menjadi sarana bagi murid-murid SMA/sederajat untuk belajar mengasah kemampuan problem solving mereka,” kata Savitri Manan, EF Customer Experience Director saat temu media di kantor EF, The Tower Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).

Savitri Manan menjelaskan, para pelajar nanti ditantang untuk memecahkan studi kasus yang sudah dibentuk dan pada akhirnya akan tercipta sebuah inovasi melalui ide-ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sebuah bisnis yang bisa diaplikasikan.

Pendaftaran kompetisi EF 360 dibuka mulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 31 Agustus 2019 melalui laman www.ef.co.id/creative360.

Menurut Erditya Arfah selaku Marketing Director EF English Centers for Kids & Teens., kompetisi tersebut bekerjasama dengan Hult Internasional Business School, sebuah lembaga pendidikan tinggi formal sekaligus sekolah bisnis global.

“Hult memiliki kampus di lima kota pusat bisnis, afiliasi dari EF Education First, EF 360 turut mengedukasi para pelajar Indonesia dalam pembuatan business plan dan business ideation sehingga dapat memberikan dampak positif pada pengembangan bahasa Inggris anak-anak Indonesia,” ucap Erditya.

Meningkatkan daya saing generasi penerus Indonesia di pasar global, EF 360 akan membekali para murid-murid SMA yang menjadi finalis dengan pelatihan perencanaan bisnis, pitching ide bisnis tersebut, content marketing dan branding.

“Selama empat hari secara intensif, mulai dari tanggal 9 sampai 12 Oktober, lima tim finalis terpilih dari kompetisi EF 360, akan dimentori oleh orang-orang yang berpengalaman di bidangnya, untuk membantu mengembangkan ide-ide kreatif mereka serta mewujudkannya sebagai bisnis yang bisa diaplikasikan,” tambah Erditya.

Para pemenang akan dinilai berdasarkan lima poin penilaian yaitu actionable, sustainable, measurable impact, feasibility, innovative dan scalable.

Selain itu, salah satu kunci penting untuk memenangkan persaingan pasar global adalah dengan menguasai Bahasa Inggris.

“Penggunaan bahasa Inggris menjadi sangat penting untuk para entrepreneur sebagai bekal membangun relasi untuk memperluas peluang kerjasama dengan berbagai pihak. Oleh karena itu selain memenangkan beasiswa sebesar USD 22,000 di Hult International Business School serta Global Office Tour ke Shanghai, pemenang EF 360 juga akan mendapatkan kursus Bahasa Inggris EF Frontrunner,” pungkas Elisabeth Maria, Regional Director EF English Centers for Kids and Teens. (*)

popi rahim

Popi Rahim, Seorang Wartawati Senior, Tinggal di Bogor

Next Post

Terobosan Spektakuler Ini yang Dilakukan Raja Mohammed VI untuk Maroko

Fri Jul 26 , 2019
JAKARTA, SRIBERNEWS.COM-Sejak naik tahta pada tahun 1999, menggantikan posisi Raja Hassan II, kiprah Raja Maroko Mohamed VI telah memulai serangkaian proyek besar. Pemerintahannya memungkinkan kehidupan politik berkembang menuju modernitas dan demokrasi. Selama dua puluh tahun masa pemerintahannya, raja mampu mengelola krisis saat-saat yang paling sulit dan mampu bangkit. Selama 20 […]