Imunisasi Upaya Promosi Kesehatan Paling Efektif

suasana “Advocacy meeting on MR campaign phase 2 and Vaccine Preventable Disease (VPD) surveillance di The Zuri Hotel (transmart) Palembang Lantai 5 Minggu (22/7)

Palembang, Sribernews- Dalam rangka mendukung program Imunisasi dan Kampanye Measles Rubella (MR), Ikatan Dokter Anak Indonesi (IDAI) Cabang Sumsel bekerjasama dengan PP IDAI mengelar “Advocacy meeting on MR campaign phase 2 and Vaccine Preventable Disease (VPD) surveillance di The Zuri Hotel (transmart) Palembang Lantai 5 Minggu (22/7)

kegiatan seminar dan pelatihan Advokasi untuk kampanye imunisasi MR fase II dan surveilans PD3 I. Dengan mengundang 15 bidan, 15 perawat, 21 Dokter Umum dan 77 Dokter Spesialis Anak (SPA).

Wakil ketua Pengurus Pusat IDAI Dr. Santoso Soeroso, Sp. A(K) mengatakan bahwa, imunisasi salah satu upaya promosi kesehatan yang paling efektif di seluruh Dunia. Sejak pertama kali di perkenalkan, imunisasi terhadap anak telah menurunkan angka kecacatan dan kematian akibat penyakit menular di Dunia.

“Untuk mengeliminasi beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan iminusasi (PD3 I). Imunisasi juga merupakan salah satu dari 17 goals Sustainable Development Goals (SDG), “Katanya

lebih lanjut Dr. Santoso mengatakan, Imunisasi Rubella (MR) penting untuk diberikan bagi anak pada usia 9 Bulan – < 15 Tahun. Imunisasi meales (campak) dapat mencegah penyakit campak dan komplikasi yang berat berupa radang paru, radang otak, dan diare yang dapat menyebabkan kematian.

"Untuk program Imunisasi campak dan rubela (Measles & Rubella / MR) fase II di 28 Provinsi menargetkan 31.963.000 pada anak usia 9 Bulan – < 15 Tahun. Keberhasilan program ini sangat penting dalam pembangunan kesehatan anak di Indonesia," Masih kata dia

Oleh karena itu, Sambung dia, Pihaknya sebagai pemengku kepentingan Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Perawat Nasional Indonesia, Kementrian Kesehatan RI dan WHO berkomitmen untuk mensukseskan Program Nasional Imunisasi MR Fase II dan meningkatkan cakupan imunisasi MR serta program imunisasi rutin dan surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3 I) melalui pendekatan dalam bidang edukasi, advokasi, dan komunikasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi Sumsel H. Fery Yanuar mengungkapkan, dari 17 Kabupaten dan Kota yang ada di Sumatera Selatan ada lebih 2.236.000 anak yang akan di imunisasi campak dan rubela.

"Untuk sumsel sendiri ada lebih kurang 401.000 untuk di Palembang, 250.000 untuk di Banyuasin, dan 220.000 untuk di OKI yang akan di berikan imunisasi campak dan rubela bagi anak, "ungkapnya.

Dimana lanjut Fery mengatakan, untuk di Sumsel sendiri sudah hampir kurang lebih 55% anak yang sudah di imunisasi campak dan rubela.

laporan: Firwanto

Redaksi Sribernews

Next Post

Polda Sumsel Bersama Pemuda dan Mahasiswa Sinergi Sukseskan Asian Games

Fri Jul 27 , 2018
Palembang, Sribernews-Gabungan Mahasiswa dan Pemuda berbagai elemen, menggelar bincang santai bersama Subdit III Direktorat Intelkam Polda Sumsel , Jumat (26/7). Koordinator kegiatan, Rohadi, S.Sy menuturkan, pertemuan ini dilakukan dalam upaya melakukan koordinasi bersama perwakilan Mahasiswa dan Pemuda di Sumsel Menjelang agenda Nasional perhelatan Asian Games 2018 mendatang. “Kami bersama elemen […]