Hadang Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet Datang ke Palembang

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PALEMBANG,Sribernews- Gabungan Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang melakukan penolakan terhadap kedatangan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet dengan tegas menyuruh agar membatalkan kedatangan bahkan akan bencana melakukan penghadangan agar dua nama tersebut tak masuk ke Kota Palembang atau mengembalikannya ke Jakarta.

Hal diatas dikatakan langsung oleh Nur Syamsu Alinur, selaku koordinator aksi sejumlah OKP dan Ormas yang menentang kedatangan dua figur Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung yang juga merupakan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Palembang, Jumat (31/08/2018) malam.

“Kami semua sepakat menolak total OKP dan Ormas ada 15, sedangkan kalangan Mahasiswa ada 10 kampus. Alasan menolak, kami menilai jika dua orang tersebut merupakan provokator. Semua stetmen mereka berdua provokatif.
Alasan paling utama karena Palembang masih menjadi tuan rumah Asian Games,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sama-sama Mengancam Jokowi, Dapat Perlakuan Hukum Beda

Menurutnya ada sebuah hal yang ditakuti dengan kedatangan dua nama tersebut sebab diduga dapat menjadi kericuhan. Mereka menilai kondusifitas keamanan perhelatan Asian Games selama ini sudah cukup bagus.” Kita telah berkorban banyak dalam Asian Games ini, kami berharap hingga usai harus kondusif. Demi keamanan Kota Palembang,” tegas dia.

Dirinya juga menuturkan jika Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet tetap datang ke kota Pempek inj pihaknya akan menerjunkan kurang lebih 1000 masa gabungan masyarakat Kota Palembang untuk menghalaunya.” Kami meminta pihak kepolisian agar tidak memberikan izin. Bentuk aksi ada 10 Korlap dan 2 Korak. Korak diri saya sendiri dengan bung Soky. Bentuk aksi sendiri penolakan kedatangan dan kami meminta pembatalan, jika tidak akan menghadang disekitaran bandara supaya kembali lagi ke Jakarta.
Kami juga akan menyampaikan orasi dengan santun,” bebernya.

Baca Juga:  Tasya Kamila Terpilih Menjadi Quipper Super Teacher

” Jiika dari pihak yang mendukung kedatangannya menerjunkan massa juga silahkan saja. Harusnya bisa mencari sosok lain dalam acara FGD itu, kenapa harus dua nama itu,” tutup dia.(Ard).