Prabowo -Sandi Bertekad Kondisi Bangsa

Sribernewscom–
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto
menegaskan dia dan Sandiaga Uno berniat memperbaiki kondisi masyarakat jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat berkampanye di GOR Satrio, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (1/4/2019) sebagaimana

“Saya menyatakan niat kami baik. Kami tidak rela melihat rakyat kita di daerah-daerah, di kabupaten-kabupaten dalam keadaan yang tidak benar akibat para elite yang tidak peduli dengan rakyatnya,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, banyak masyarakat di daerah saat ini berada dalam kondisi yang tidak benar akibat para elite atau pemimpin tidak peduli dengan rakyatnya.

Plondisi tersebut terjadi karena selama ini kekayaan Indonesia dirampok.

Padahal, kata Prabowo, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki wilayah seluas Eropa.

Selain itu Indonesia juga masuk dalam daftar tujuh negara terkaya dari segi sumber daya alam.

“Masalahnya adalah selama ini kekayaan bangsa Indonesia dirampok. Rakyat indonesia dianggap bodoh. Kalian semua dianggap bodoh,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Prabowo menilai kondisi itu terjadi karena para elite di Jakarta tidak peduli dengan kesulitan yang dialami oleh masyarakat.

“peningkatan kesejahteraan rakyat dan penciptaan lapangan kerja menjadi fokus pasangan Prabowo-Sandiaga.

“Ini perjuangan Prabowo-Sandi. Ini perjuangan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur,” ucapnya

Indonesia merupakan negara besar yang memiliki wilayah seluas

LAPORAN : HER
EDITOR : H.ERYANI

Redaksi Sribernews

Next Post

Kirim Surat ke Presiden, Terpidana Suap Perkara artis Saipul Jamil Minta Keadilan

Mon Apr 1 , 2019
JAKARTA. Sribernews.com–Terpidana kasus suap perkara artis Saipul Jamil, yang juga mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi meminta keadilan dengan mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Saya berharap surat ini disikapi Presiden saat ini,” kata Rohadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/3/2019). Rohadi divonis tujuh tahun penjara dan denda […]