Anies: Sebesar Apapun Santunan Tak Bisa Gantikan Naufal

JAKARTA. Sribernews.com—Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukkan empatinya yang besar terhadap keluarga almarhum Naufal Rosyid, petugas Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) yang menjadi korban tabrak lari di bawah jalan layang Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Selasa (26/3) sekitar pukul 05.30 WIB
Anies mengundang keluarga Naufal ke Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (2/4). Dalam kesempatan itu, Pemprov DKI bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan senilai Rp 196 juta kepada keluarga Naufal.

“Bagi Bu Ely sebesar apapun santunan tidak bisa menggantikan Naufal. Tapi ini meringankan bebannya,” kata Anies.
Anies mengatakan hal ini merupakan musibah yang tidak ingin terjadi kepada siapapun. Namun, musibah itu dihadapi dengan tabah oleh keluarga Naufal.

“Ibu dan bapak tidak dalam posisi berbicara dan kita semua memahami pada fase ini kita menyaksikan seorang ibu dan bapak sangat tabah. Atas cobaan yang tidak ringan, tidak ada ibu yang membayangkan menguburkan anak yang dilahirkannya, apa yang dialami oleh ibu Elly adalah sebuah cobaan yang amat berat insya Allah diberikan kekuatan,” lanjut Anies .

“Melewati ini karena itu bagian kita mengurangi bebannya, nah kita semua berharap pada semua institusi bila Anda memiliki pekerja maka lindungi pekerja Anda. Dengan cara salah satunya adalah iuran BPJS Ketenagakerjaan. Kalau ada kecelakaan pengobatannya ditanggung, bila sampai ada kejadian yang fatal, maka kelurga yang ditinggalkan memiliki jaminan untuk bisa berlangsung hidup,”lanjut Anies.

Semasa hidupnya, kata dia, Naufal kerap memberikan uang gajinya kepada orang tuanya, kini uang santunan itu juga diberikan kepad ibunya.

“Tadi saya sampaikan almarhum Naufal menyerahkan gajinya kepada ibunya? Sekarang wafat ia berikan pada ibunya lewat asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Yang nanti BPJS dipakai oleh ibunya, ini semua pelajaran untuk kita semua. Moga ini jadi pelajaran, melindungi orang-orang yang bekerja. Apalagi yang bekerja untuk masyarakat,” kata Anies.

Anies mengucapkan terima kasih kepada BPJSTK yang bertindak cepat mencairkan dana santuan untuk keluarga korban. “Saya ingin sampaikan apresiasi kepada BPJSTK yang merespon cepat, baik pemberian santunan, maupun coverage selama perawatan. Jadi seluruhnya dicover 100 persen,” jelas Anies.

Naufal ditemukan terkapar tak sadarkan diri oleh rekan-rekan kerjanya di bawah jalan layang Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Selasa (26/3) sekitar pukul 05.30 WIB. Pemuda usia 24 tahun itu sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pasar Minggu. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong.

LAPORAN : NATASHA SERA
EDITOR : H. ERYANI

Redaksi Sribernews

Next Post

Survei Indikator, Jokowi-Ma'ruf Amin Unggul di Kota Palembang

Tue Apr 2 , 2019
Palembang, Sribernews Hasil survei Indikator Politik Indonesia jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Kota Palembang menunjukkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin unggul. Survei ini dilakukan pada tanggal 20-26 Maret 2019 di Kota Palembang yang melibatkan sebanyak 410 responden. Metode yang digunakan adalah dengan metode multistage random sampling dimana […]