Masalah Utama Konsumen:Kehilangan data dan Keterbatasan Memori Smartphone

JAKARTA.SRIBERNEWS.COM–Konsumen Indonesia menghadapi masalah kehilangan data penting dan keterbatasan memori pada smartphone.

Untuk membantu pengguna mengelola dan mem-backup data dengan mudah dan cepat, Western Digital menawarkan solusi lengkap mobile storage dengan brand SanDisk, yaitu SanDisk Dual Drive dan iXpand® Flash Drives.

Menurut Amy Tan, Direktur Sales Regional Western Digital Survei DEKA yang dikomisikan oleh Western Digital Corp. berjudul Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey, 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka, yang berujung pada perasaaan kesal.

“Lebih dari 80% responden survey telah menyadari pentingnya melakukan back-up data. Namun, hanya sepertiga dari mereka yang melakukan back-up secara teratur selama sebulan sekali,” kata Amy Tan, saat publikasi hasil riset mereka di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Menurut dia, riset ini melibatkan 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

Konsumenatau untuk menjaga hubungan dengan rekan dan kerabat melalui telepon, SMS, atau media sosial.

“Namun saat kita sibuk membuat konten, kerap kali kita lupa untuk melindungi konten penting tersebut,” kata Amy Tan..

Selama ini, kata Amy, banyak yang berpikir proses pencadangan atau back-up data adalah sesuatu yang rumit atau terlalu memakan waktu, sehingga mereka jarang melakukannya.

Salah satu brand dalam naungan Western Digital Corp., yaitu SanDisk® adalah brand terdepan dalam solusi penyimpanan mobile.

“Kami ingin memberikan solusi kepada para pengguna dengan mempermudah dan mempercepat proses penyimpanan dan back-up data di perangkat mobile,“ jelas Amy.

Beberapa penemuan menarik dari Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey oleh Western Digital antara lain sebanyak 97% responden mengandalkan smartphone sebagai gawai utama dalam keseharian mereka.

Responden yang lebih muda cenderung lebih banyak menggunakan smartphone mereka untuk lebih banyak fungsi, mulai dari gaming, navigasi, video streaming, atau berbelanja online.

Menariknya, survey ini juga menunjukkan bahwa smartphone sudah menjadi pengganti ‘kamera’. Lebih dari 90% responden yang memiliki smartphone mengatakan bahwa mereka lebih sering menggunakan smartphone untuk mengambil gambar daripada untuk menelepon (87%) atau chatting (72%). Akibatnya, data yang ada pada smartphone hampir seluruhnya terdiri dari foto (98%) dan video (79%).

Umumnya, masyarakat Indonesia menggunakan smartphone dengan memori internal 16-32 GB (56% responden). Namun, tentu kapasitas ini tidak akan cukup untuk menampung simpanan foto dan video yang terus bertambah di smartphone. Survei membuktikan bahwa lebih dari setengah responden mengatakan bahwa mereka hanya memiliki sisa memori 1-3 GB di smartphone mereka. Kapasitas terbatas ini menyebabkan para responden terpaksa menghapus data untuk mengosongkan kapasitas penyimpanan. (Hers)

Redaksi Sribernews

Next Post

11 Juli, Tiket Pesawat Turun

Tue Jul 9 , 2019
JAKARTA.SRIBENEWS.COM–Pemerintah memastikan penurunan tarif sebesar 50 persen untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC) untuk pesawat jenis jet pada waktu tertentu resmi diberlakukan pada Kamis (12/7/2019). Hal itu, kata Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiaso, merupakan keputusan dalam rapat koordinasi lanjutan terkait penyediaan penerbangan murah. di Jakarta Senin (8/7/2019). “Kita akan […]