Menag Kembalikan Uang Setelah OTT

JAKARTA.Sribernews.Com+-Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, membenarkan Lukman Hakim Saifuddin telah mengembalikan uang Rp10 juta dugaan gratifikasi dari Kepala Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Namun hal itu dilakukan Lukman setelah terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, bukan pada jangka waktu yang ditentukan Undang-undang.

“Jadi sekitar satu minggu setelah operasi tangkap tangan dilakukan, Menag melaporkan gratifikasi sejumlah Rp10 juta, seperti yang kemarin di persidangan praperadilan. Tetapi karena laporan ini baru disampaikan setelah OTT dilakukan atau setelah proses hukum dilakukan,” kata Febri di kantornya, Jl Kuningan Persada Jakarta Selatan, Rabu 8 Mei 2019.

Menurut Febri, berdasarkan aturan pelaporan gratifkasi, seorang penyelenggara negara wajib melapor gratifikasi 30 hari kerja dari waktu penerimaan. Maka itu, KPK intinya akan menindaklanjuti apakah uang yang dikembalikan Menag dapat dikategorikan sebagai gratifikasi atau tidak.

“Belum penerbitan SK kepemilikan atau status gratifikasi. Karena dikoordinasikan kepada penyidik dahulu dan akan menunggu proses hukum yang sedang berjalan saat ini,” kata Febri. DBS/ SB1

Redaksi Sribernews

Next Post

Pasta Gigi Shasha, Sehat dan Beri Ketenangan

Fri May 10 , 2019
JAKARTA. Sribernews.com–Pasta gigi Shasa–pasta gigi mengandung siwak– tidak hanya memiliki sertifikat halal, namun juga mendapat sertifikat Sistem Jaminan Halal (SJH) sehingga memberi kenyamanan dan ketenangan khususnya bagi umat Islam. Hal ini terungkap dalam diskusi acara Media Talkshow “Beyond Halal, Menyingkap Jaminan Halal Pasta Gigi Sasha di Jakarta, Kamis (9/5/2019). Diskusi […]