Sidang Pilpres, Ketua MK: Kami Hanya Takut kepada Allah Swt

JAKARTA.Sribernews.com-Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menegaskan akan istiqamah , dan independen dalam melaksanakan sidang gugatan Pilpres yang diajukan Tim Kuasa Hukum Prabowo Sandiaga.

“Saya sudah bisa memastikan dan sudah bisa meyakinkan bahwa independensi itu adalah hal yang tak bisa ditawar..”Kami tetap istiqamah,” kata Anwar saat diwawancarai wartawan di Gedung MK, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Dia menegaskan siapapun yang akan intervensi, tidak akan berarti bagi mereka.

“Siapa pun yang mau intervensi, ya mungkin ada yang dengan berbagai cara ya, baik moril dan sebagainya, itu tidak akan ada artinya bagi kami. Kami hanya tunduk kepada konstitusi dan hanya takut kepada Allah Swt,” tegasnya.

Pihaknya siap melaksanakan sidang gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sidang perdana akan digelar Jumat (14 /6/2019).

Menurut dia, persiapan MK sudah 100 persen menghadapi sidang gugatan hasil Pilpres ini. Sekjen dan seluruh pasukan serta personelnya sudah siap.

“Baik dari segi, katakanlah peraturannya, maupun substansinya,” ujarnya.

Prabowo dan Sandiaga menggugat hasil Pilpres ke MK. Ada tujuh tuntutan yang mereka ajukan, yakni pertama, mengabulkan permohonan pemohon seluruhnya.

Kedua, menyatakan batal dan tidak sah Keputusan KPU Nomor 987/PL.01.08-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden, Anggota DPRD, DPD tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Nasional di Tingkat Nasional dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019.

Ketiga, menyatakan Capres Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran dan kecurangan pemilu secara terstruktur, sistematis dan masif.

Tuntutan keempat, membatalkan (mendiskualifikasi) pasangan calon presiden dan wakil nomor urut 01, Presiden H Joko Widodo dan KH Mar’uf Amin sebagai Peserta Pilpres 2019.
Kelima, menetapkan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor urut 2 H Prabowo Subianto dan H Sandiaga Salahudin Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode tahun 2019-2024.
Prabowo Sandi.juga menuntut MK memerintahkan kepada Termohon (KPU) untuk seketika untuk mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan H Prabowo Subianto dan H Sandiaga Salahudin Uno sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2024.

Selain itu, memerintahkan Termohon (KPU-red) untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang secara jujur dan adil di seluruh wilayah Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 22e ayat 1 UUD 1945.

Apabila Mahkamah berpendapat lain, Tim Hukum Prabowo Sandi memohon diberi putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).

Sebagaimana diketahui, KPU memutuskan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin 85.607.362 suara.

Sementara jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239. Sehingga selisih suara sebanyak 16.957.123.
Pasangan Prabowo Sandiagabyakin pilpres penuh kecurangan.
( DBS)

Next Post

Kebangkitan Islam Indonesia

Tue Jun 11 , 2019
Oleh Dr. Syahganda Nainggolan ( Sabang Merauke Circle) “Tq abangku […]