Kivlan Zein Bantah Rencanakan Pembunuhan Pejabat Negara

JAKARTA.Sribernews.com–Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen membantah tegas tuduhan dia merencanakan pembunuhan terhadap 4 pejabat negara dan 1 pimpinan lembaga survey…

“Bapak Kivlan Zen tidak pernah merencanakan pembunuhan. Itu adalah hoaks,” kata Pengacara Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Tachta Tonin di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Menurut dia, saat ini pihak Kivlan Zen tengah mengajukan permohonan penangguhan penahanan menjadi tahanan kota.

Ini Kivlan dapat memberikan keterangan secara langsung terkait dugaan pemufakatan pembunuhan tersebut.

“Kita sedang minta perlindungan hukum dan jaminan penangguhan. Sehingga orang bisa tanya langsung ke pak Kivlan bagaimana ceritanya. Kalau pak Kivlan (yang memberikan kesaksian) langsung kan enak,” ujar Tonin.

Sebelumnya, nama Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zein, disebut-sebut oleh para tersangka penyelundupan senjata sekaligus berencana membunuh 4 pejabat negara dan 1 pemimpin lembaga survei, sebagai sosok pemberi perintah.

Hal tersebut diungkapkan para tersangka melalui video yang ditayangkan saat konferensi pers yang digelar Mabes Polri di kantor Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Selasa (11/6/2019).

“Saya HK berdomisili di Cibinong. Saya diamankan polisi pada tanggal 21 Mei, 23.00 WIB, terkait ujaran kebencian dan kepemilikan senpi, dan ada kaitannya dengan senior saya, jenderal saya, yang saya hormati dan banggakan, Mayjen Purnawirawan Kivlan Zein,” kata tersangka HK melalui video.

Dalam kasus ini, polisi menyita berbagai jenis senjata api dan rompi anti peluru. Polisi juga menyita sejumlah mata uang asing dolar Singapura yang nilainya sekitar Rp 150 juta.

Namun, menurut pengacaranya, uang itu diberikan untuk operasional pelaksanaan demo menentang PKI. (DBS)

Redaksi Sribernews

Next Post

Sidang Pilpres, Prabowo Mnta Pendukung Tida Lakukan Aksi Kekerasan

Wed Jun 12 , 2019
JAKARTA.Sribernews.com–Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, meminta pendukungnyak tidak melakukan aksi kekerasan. Kalaupun memang ingin menyatakan pendapat, tetap dilakukan dengan cara damai dan tidak dengan kekerasan. “Dari awal saya dan Saudara Sandiaga Uno berpandangan dan bertekad untuk melakukan aksi-aksi damai, menghindari semua kekerasan. Kalaupun ada kegiatan dan acara pernyataan pendapat […]