Sidang Pilpres, Prabowo Mnta Pendukung Tida Lakukan Aksi Kekerasan

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.Sribernews.com–Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, meminta pendukungnyak tidak melakukan aksi kekerasan. Kalaupun memang ingin menyatakan pendapat, tetap dilakukan dengan cara damai dan tidak dengan kekerasan.

“Dari awal saya dan Saudara Sandiaga Uno berpandangan dan bertekad untuk melakukan aksi-aksi damai, menghindari semua kekerasan. Kalaupun ada kegiatan dan acara pernyataan pendapat di hadapan umum, tetap dilakukan dengan cara damai dan anti kekerasan,” kata Prabowo dalam keterangannya, yang diunggah di akun Facebooknya, Rabu (12/6/2019).

Prabowo menyampaikan pidato politiknya terkait sidang sengketa Pilpres 2019 yang akan segera berlangsung di Mahkamah Konsitusi (MK)

Prabowo mengatakan telah berkomitmen bersama cawapres Sandiaga Uno untuk membawa masalah ini ke jalur hukum.
Prabowo menegaskan tidak ingin ada kerusuhan dan menilai hal itu bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Sehingga ia kembali meminta pendukungnya untuk tetap tenang.

Baca Juga:  JAPFA For Kids Award 2019 Didominasi Peserta Luar Jakarta

“Kami sama sekali tidak ingin ada kerusuhan apapun di negara ini. Bukan seperti itu penyelesaian masalah bangsa dan negara yang kita inginkan. Karena itu, saya bersama Saudara Sandiaga Uno berharap semua pendukung kami selalu tenang, sejuk, damai, dan berpandangan baik serta melaksanakan persaudaraan dan semangat kekeluargaan di antara anak bangsa,” tuturnya.

Prabowo juga mengimbau pendukungnya untuk tidak perlu datang ke MK, dan meminta mereka untuk percaya dan menyerahkan proses hukum yang berjalan kepada MK.

Baca Juga:  Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional 3 dibuat khusus untuk Prabowo.

“Kami memutuskan untuk menyerahkan melalui jalur hukum dan konstitusi. Karena itu, saya dan Saudara Sandiaga Uno memohon pendukung-pendukung kami tidak perlu untuk berbondong-bondong hadir di lingkungan MK pada hari-hari yang akan mendatang,” tegasnya.

Kalaupun ada yang ingin sekadar menemani tim hukum, Prabowo mengimbau untuk tidak datang dalam jumlah massa yang besar. Sebab Prabowo tidak mau kehadiran pendukungnya di MK malah membawa fitnah dan provokasi.

“Itu permohonan saya, dan kita percayalah pada hakim- hakim tersebut. Apapun keputusannya, kita sikapi dengan dewasa, tenang, dan berpikir selalu kepentingan bangsa dan negara, selalu berpikir mengenai keutuhan negara dan bangsa. Itu sikap dan permohonan kami. Terima kasih,” pungkasnya. (DBS)