Tim Hukum BPN Sampaikan Temuan Ribuan Penggelembungan Suara

JAKARTA.SRIBERNEWS.COM– Tak hanya meggugat atas adanya fakta suara nol/kosong suara pasangan 02 di 5 ribu lebih TPS, Tim kuasa hukum pasangan calon 02 Prabowo – Sandiaga Uno juga menemukan penggelembungan suara pada pemilihan presiden 2019 yang menguntungkan pasangan 01 Jokowi – Ma’ruf Amin.

Temuan ini tertuang dalam berkas gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi yang diunggah di situs mkri.go.id.

“Fakta didapat dari indikasi dan analisa adanya suara tak sah sangat besar jika dibandingkan suara tidak sah pada pemilihan DPD RI dengan Presiden RI.” Demiakian tercantum dalam berkas gugatan sengketa pemilu.

Tim kuasa hukum Prabowo – Sandiaga mengklaim perolehan suara yang benar ialah 63.573.169 untuk Jokowi – Ma’ruf dan 68.650.239 atau 52 persen untuk Prabowo – Sandiaga. Sedangkan angka perhitungan KPU sebelumnya berturut-turut ialah 85.607.362 dan 68.650.239.

Indikasi penggelembungan suara yang disampaikan tim kuasa hukum Prabowo – Sandiaga ialah keanehan variasi persentasi suara tidak sah yang rentang perbedaannya jauh di antara angka 4,8-36 persen di berbagai provinsi.

“Ada kecurangan pencurian suara yang jumlahnya di antara 16.769.369 sampai dengan 30.462.162 suara dan merugikan Prabowo-Sandiaga.”

Mereka juga mencurigai adanya penggelembungan suara melalui DPT (daftar pemilih tetap) dan suara tidak sah di provinsi dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terbesar. Seperti di Jawa Tengah sebesar 36,1 persen, di Jawa Timur 32,8 persen di Jawa Barat 27,1 persen.

Tim hukum Prabowo – Sandiaga menduga adanya penggelembungan suara di provinsi dengan jumlah DPT cukup besar lainnya, seperti: Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan, Papua, dan Papua Barat.

Tim jaga menyoroti DPT ganda sebanyak 17,5 juta pemilih dan daftar pemilih khusus sebanyak 5,7 juta.

Menurut Tim jumlah DPT dan DPK tidak wajar ini mencapai 22,03 juta pemilih dan berkorelasi dengan penggelembungan suara Jokowi – Ma’ruf. (DBS)

Redaksi Sribernews

Next Post

Curang, Tim Hukum 02 Mianta MK Diskualifikasi Pasangan Joko Widodo

Fri Jun 14 , 2019