Ratna Sarumpaet-JPU Ajukan Banding

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.SRIBERNEWS.COM- Ratna Sarumpaet dan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus berita bohong akhirnya sama- sama mengajukan permohonan banding atas vonis 2 tahun penjara Ratna Sarumpaet.

Permohonan banding Ratna telah teregister dengan nomor 63/Akta.pid/2019/PN.Jkt.Sel.

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Insank Nasruddin mengatakan, keputusan pengajuan banding tersebut disepakati Ratna usai berembuk dengan pihaknya.

“Walaupun kemarin kami sudah berpikiran dan berpendapat tidak usah banding, maka hari ini kita putuskan banding dan sudah terdaftar di pengadilan,” kata Insank PN Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Baca Juga:  Luhut Beri Amplop Kiai, BPN Minta Bawaslu Usut

Pihaknya menilai benih-benih yang menjadi pertimbangan hakim tidak relevan ketika dikaitkan dengan pasal 14 ayat 1 UU No 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Karena dalam pasal 14 tersebut tidak menyebutkan benih-benih?,” kata Insank.
Jika berbicara benih-benih artinya baru menduga-duga. Sementara di dalam pasal 14 ayat 1 itu keonaran itu benar terjadi dan harus mutlak.

“Inilah yang kami minta kepastian hukumnya,” ujarnya. Ia berharap agar pengadilan tinggi bisa menilai secara obyektif.

Tim JPU beralasan putusan hakim lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan jaksa, yakni 6 tahun penjara.

Baca Juga:  Pantum Printer Laser Jet Diluncurkan

“Iya JPU juga banding,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Daroe Tri Sadono, Rabu (17/7/2019).

Jaksa menganggap putusan majelis hakim yang lebih rendah dari tuntutan jaksa belum dapat memberikan efek jera. Daroe menyebut putusan hakim belum memenuhi rasa keadilan.

“Karena putusan hakim kurang dari setengah tuntutan JPU, sehingga masih dianggap belum (ada) rasa keadilan dan belum memberikan efek preventif,” kata Daroe. (GIF)