Alumni HMI Palembang Sejabodetabek Buka Warung Dhuafa

DEPOK, Sribernews.com – Waroeng Dhuafa Insan Cita, warung yang didedikasikan untuk kaum miskin atau dhuafa resmi dibuka di Depok, Jumat (18/1/2019)

Warung ini menjual paket makanan terdiri atas nasi, lauk ayam/ikan, sayur dan sambal dengan harga Rp6000 per porsi.

“Meski harganya murah, namun kami tetap memberikan porsi yang cukup,” kata Hendri Zainudin, penggagas utama berdirinya Waroeng Dhuafa Insan Cita.

Ayam yang digunakan merupakan ayam ukuran besar, dimana seekor ayam dibagi 8 potong. Demikian pula ikannya ukuran cukup besar.

Waroeng ini memprioritaskan pembeli dari kalangan masyarakat bawah termasuk para tukang ojek, sopir angkot, dan para buruh/karyawan.

“Selain itu kami juga menyediakan bila ada kelompok pengajian atau kelompok mana saja yang inngin berbagi makanan dengan anak-anak yatim piatu,” jelas Hendri yang merupakan anggota DPD RI ini.

Saat pembukaan, pengurus membagikan sekitar 130 porsi nasi kepada warga sekitar.

Kehadiran warung ini mendapat sambutan cukup hangat dari warga sekitar.

Ketua RT setempat menyambut antusias, dan berharap kehadiran warung ini dapat membantu warga sekitar.

Manajer Waroeng Dhuafa Insan Cita, Nurhasanah, mengaku respon warga sekitar sangat bagus.

“Mereka membantu dengan sangat baik segala persiapan kami,” kata Nurhasanah.

Menurut Hendri, agar tidak mengganggu bisnis di sekitaranya, warung hanya buka dari pukul 10.00- 15.00, dengan take a way sistem.

Warung yang digagas Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang se-Jabodetabek merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota kelompok terhadap kaum dhuafa.

‘Membuka warung ini merupakan keinginan bersama kami,” imbuh Hendri.

Ketika pertama kali dilontarkan, gagasan ini disambut baik para anggota Forum Alumni HMI Cabang Palembang se-Jabodetabek ini. Masing-masing anggota menyumbang untuk mendirikan warung, baik dalam bentuk barang maupun uang.

“Termasuk ruko yang menjadi lkasi warung ini menggunakan eks kantor notaris Erka Fenny Masyitoh,” jelas Hendri.

Dalam waktu singkat, persiapan sudah berhasil dilakukan, dan warung yang berlokasi di Jalan H Juanda Depok ini bisa beroperasi. Keberadaan warung juga mendapat respon pembeli yang cukup baik.

Dia berharap waroeng dapat berkemabang pesat sehingga dapat membuka cabang dimana-mana.
Dengan demikian, akan banyak warga yang terbantu dengan kehadian warung ini. (HES*)

Redaksi Sribernews

Next Post

Putra Ahmed Khalil Sebut Polisario Harus Bertanggung Jawab

Tue Jan 29 , 2019
Menurut Rachid Khalil, putra dari Ahmed Khalil yang merupakan satu anggota utama kelompok separatis “polisario”, mengatakan bapaknya diculik oleh layanan Aljazair pada 6 Januari 2009 di Aljir. Dalam situs web www.futurosahara.net disebutkan, Ahmed Khalil lahir di Tan-Tan, di wilayah Guelmim-Oued Noun, di Maroko barat daya. Dia adalah penasihat hak asasi […]