Korban Pilpres, HMI Tuntut DIbentuk TPF

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA. Sribernews.com—Sejumlah anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Mereka tiba sekitar pukul 15.45 WIB.

Mereka membawa sebuah keranda mayat yang bertuliskan ‘tragedi pemilu 2019’.

Mereka menuntut pemerintah dan KPU bertanggung jawab atas banyaknya petugas KPPS yang meninggal dalam pemilu 2019. Mereka meminta agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF).

Baca Juga:  MN KAHMI Kutuk Serangan Terhadap Umat Kristiani di Sri Langka

“KPU dan pemerintah harus membuat tim TPF untuk kasus ini,” kata salah satu orator yang berdiri diatas mobil komando.

menurut meeka, adanya TPF, dapat mengungkap penyebab banyak petugas KPPS yang meninggal. Sebab hingga saat ini mereka menyebut belum diketahui penyebab kematian para petugas KPPS itu.

Tak hanya beorasi, meeka juga membakar ban, namun segea dipadamkan apaat kepolisian.

Demo ILUNI

Sejumlah anggota Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) menggelar demonstrasi di kampus UI Salemba, Jumat (17/5/2019).

Baca Juga:  Ketum DPP PPP Terkena OTT, Pengurus Tunggu Keterangan Resmi

Tak hanya berorasi, mereka juga membacakan puisi dan membubuhkan tandatangan di atas spanduk besar.

Demonstrasi ini terkait upaya kriminalisasi yang melibatkan dr Ani Hasibuan.

Saat di salah stau progam acara di TVONe, dr Ani Hasibuan mengungkapkan ketidakpercayaannya bahwa kelelahanlah yang menpenyebab kematan para petugas KPPS dan petugas pemilu lainnya. MAHDI/SB1