SEKNAS BPN Minta Masyarakat Tidak Percayai Hasil Quick Count

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.Sribernews.com–
Direktur Eksekutif Sekretaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, George Edwin, mengimbau semua masyarakat untuk tidak percaya dengan hasil quick count yang telah diumumkan kebanyakan lembaga survei.

“Kita jangan terpengaruh,” tegasnya dalam sambutan di acara Panggung Perlawanan Rakyat di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Menteng, Sabtu (20/4/2019).

Sebagaimana diketahui, pasca Pemilu, Rabu, 17 April kemarin, tepatnya setelah pukul 15.00 WIB, sebagian besar quick count lembaga survei seakan kompak menyatakan Prabowo-Sandi kalah atas pasangan Jokowi-Maruf.

Tak tanggung-tanggung, rata-rata dari mereka menyatakan elektabilitas 01 unggul lebih dari 10 persen atas 02.

Baca Juga:  PB IDI: Jangan Panik dengan Pneumonia Virus Corona Wuhan

Menurut George, pengumuman hasil quick count yang dilakukan lembaga survei itu hanyalah untuk mendowngrade semangat para relawan, masyarakat, dan saksi. Sebab jika mereka sudah merasa kalah, nantinya mereka akan kurang fokus menjaga TPS, kurang serius menjaga C1, dan lain sebagainya.

“Maka hari ini kami sampaikan bahwa itu semua adalah bohong. C1 yang real count (BPN) yang sudah kita hitung sudah di tas 70 persen. Dan Insya Allah kemenangan ada di pihak 02,” katanya.

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diyakini telah keluar sebagai pemenang di Pilpres 2019.

Baca Juga:  Relawan Sedulur Jokowi Bagi Sembako di Sukarami

Acara Panggung Perlawanan Rakyat digelar untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat dan para relawan mengawal perhitungan suara oleh KPU RI.

“Ini adalah wujud daripada suara rakyat,” katanya.

Dalam acara itu, setiap relawan diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan relawan lainnya. Mereka membicarakan tentang apa saja bentuk dugaan kecurangan yang ditemukan di lapangan.

Adapun salah satu yang dibicarakan yakni tentang kesalahan input data perolehan suara calon presiden-calon wakil presiden di aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) oleh KPU.

LAPORAN : DBS
EDITOR. : H. ERYANI