Batal Salat Jika Tak Gunakan Bahasa Arab

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DEPOK.SRIBERNEWS.COM–Ustad Mintarsan menegaskan pada hakikatnya salat adalah dialog antara manusia dan Alalah Swt, sehingga batal salat jika tidak menggunakan bahasa Arab.

Demikiah Ustad Mintarsan dalam kuliah subuh di Mesjid Al Ikhwan, Cianggis, Depok, akhir pekan lalu.

Menurut dia, hakikat kehidupan itu adalah belajar Alquran hingga akhirat dengan tartil salamun qouman mirobbirohim (meraih benar dan bahagia).

“Maka siapa yang niat baca Alquran dengan sadar, mengerti sehingga menangis haru, maka bila jadi penghuni surga aka berjumpa dengan Swt mengunakan Bahasa Arab, bukan bahasa Islam Nusantara,” tegasnya.

Baca Juga:  MK Tolak Permohonan Paslon 02

Dia menjelaskan ada dua manfaat membaca Alquran yakni raushan (tercerahkan) dan tergampangkan akal, pikirana, dan hatinya.

Apabila Imam salat membacakan Alquran, maka makmum mendengarkan, kecuali Alfatihah wajib dibaca makum sehingga
pikir dan rasanya sesuai Alquran.

“Kalaupun membacanya dengan terbata-bata dari maksimalbelajar Alquran, maka kepribadiannya akan lebih baik dari pada I
imam salat yang jago tilawah dan berlogat Arab,” tandasnya.

Visi Pribadi muslim yang unggul adalah ingin membangun Islam yag rahmatan lil alamin dari ro’yu (hukum positif insan) menjadi praktek wahyu (hukum positif Swt) sehingga sampai kapanpun dunia Islam diburu oleh dajjal, kafir, dan munafik.

Baca Juga:  Isu Mobilisasi Massa Warnai Kampanye Paslon 01

Contohnya hukum memotong tangan koruptor /maling yang tajir dan serakah. (Mahdi)