Lebaran Betawi ke 12 Sukses Digelar

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Lebaran Betawi ke 12 Sukses Digelar

JAKARTA.SRIBERNEWS.COM–Masyarakat Betawi patut bersyukur dan berterima kasih pada Gubernur Anies Baswedan.

Setelah memperbolehkan dilakukannya pawai takbir keliling, kini Lebaran Betawi ke 12 sukses digelar selama 3 hari (19-21 Juli 2019) di Monumen Nasional (Monas) Jakata.

Aacara ini digelar Badan Musyawaroh Betawi pimpinan H Lulung Abraham Lunggana (anggota DPRD dari PPP).

Sejumlah tokoh Betawi tampak hadir antara lain Syukur Yakub, Zamaksari, Beki Murdani, Nuri Thaher, Yusuf Efendi, Fifi Muntako, Lukman Rais, Habib Umar, Rahmat HS, Fahruroji Ishak, dan Hidayat Nurwahid.

Hadir juga unsur ormas Betawi, para bpati, camat, lurah, PKK se DKI yang meriahkan paket stan Budaya Seni Betawi

Baca Juga:  Kulit Tetap Glowing dan Kenyal Meski #DirumahAja

Pada kesempatan itu, Gubernur Anies meminta Betawi menjadi fasilitator persatuan di Tanah Air.

Anies juga membawa massa mengenangkan kembali masa-masa bersejarah dimana Betawi mempertahankan kemerdekaan RI , melawan penjajah Belanda di Lapangan Monas yang dulu bernama Ikada.

Sejak Sumpah Pemuda 1928 sikap Betawi dikenal sanagat terbuka, ramah, terus terang, egaliter, sebagai tuan rumah memfasilitasi peristiwa peristiwa besar nasional seperti 17 Agustus Kemerdekaan RI, di ibukota.

Demi marwah, martabat, dan harga diri, kata Anies, Betawi seharusnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tak hanya melestarikan, juga mengembangkan budaya Betawi dan internasional di Jakarta.

Baca Juga:  Konsumen Sambut Positif Kehadiran Samsung Galaxy S20+ dan Buds+ BTS Edition

Dalam gelaran kali ini sempat terjadi ketegangan para pengunjung karena masalah fasum dan fasos.
Masalah itu antara lain tidak dipisahkannya jalan pengunjung di pintu IRT sehingga terjadi kesesakan yang cukup mengagnggu.

Selain itu, truk untuk buang air dinilai kurang sehingga terjadi antrean panjang.

Jarak antara truk untuk buang air dan musala juga dinilai terlalu jauh.

Para pengunjung berharap panitia memikirkan kesejukan pengunjung mengingat ini musim kemarau.

Dalam gelaran kali ini, Pulau Seribu dinilai sebagai stan terbaik karena terlindungi pohon dan matahari. (Mahdi)