Tim Mabes TNI Mulai Hari Ini bantu Kivlan Zein

Berbagi Berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA.SRIBERNEWS.COM–
Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ( Mabes TNI) membentuk tim bantuan hukum untuk membantu
Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein yang tengah tersandung masalah hukum.

Tim ini nanti akan bekerjasama dengan tim penasehat hukum.

Demikian dikatakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Senin (22/7/2019).

Tim hukum TNI memulai melakukan pendampingan terhitung sejak menjalani sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Bukan HAM, Produk Tembakau dalam Bentuk Apapun Harus Dibatasi

Hari ini (23/7/2019) sidang gugatan praperadilan yang diajukan Kivlan melawan Polda Metro Jaya, tengah berlangsung.

Menurut Sisriadi , pembentukan tim itu merupakan tindak lanjut dari tim penasehat hukum Kivlan Zen yang telah mengajukan surat permohonan kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjant, beberapa waktu lalu.

Menurut Sisriadi, bantuan hukum bisa diberikan, namun penangguhan penahanan, TNI tidak bisa memberikannya.

Bantuan hukum yang diberikan sifatnya advokasi dan pendampingan sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana yang berlakku.

Baca Juga:  LIFESTYLEEOWA 2020, Jaring Peserta Entrepreneur Wanita Wilayah Indonesia Timur

Bantuan hukum TNI tidak hanya pada saat praperadilan saja, namun juga selama proses hukum sampai adanya keputusan hukum yang bersifat tetap.

Bantuan hukum merupakan hak bagi seluruh anggota keluarga besar TNI, termasuk purnawirawan.

Dasar hukum pemberian bantuan hukum ini adalah Petunjuk Teknis tentang Bantuan Hukum Pidana yang diatur dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1447/XII/2018.

Ditambahkan, 13 orang ahli hukum TNI yang terdiri atas perwira tinggi dan perwira menengah akan bekerja sama dengan tim hukum Kivlan Zen. ( GIF)