Nazaruddin Kiemas, Anggota DPR – Ketua Pembina DPP FKB Sriwijaya Bersatu Tutup Usia

TANGSEL.Sribernews.com—Anggota DPR RI, yang juga Ketua Dewan Pembina DPP Forum Keluarga Besar (FKB) Sriwijaya Bersatu ( Sriber) , Nazaruddin Kiemas, meninggal dunia, Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 12.17.
Jenazah adik kandung Taufik Kiemas (suami Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri ini) disemayamkan di rumah duka Puspitaloka BSD, Tangerang Selatan.
Berita meninggalnya Nazaruddin beredar cepat di berbagai Whattsap Group (WAG), Facebook, Twitter, dan Instagram.
Kepergian Nazaruddin meninggalkan kesedihan bukan hanya pada keluarga besarnya, juga banyak pihak termasuk FKB Sriber.
“Kakanda sangat baik bagi kami semua. Beliau sangat care dan tanggap terhadap kami,” kata Ketua Umum DPP FKB Sriber, H Mirza Basa.
Mirza menjelaskan, Nazaruddin menjadi Ketua Dewan Pembina DPP FKB Sriber sejak organisasi warga asal Sumbagsel ini didirikan setahun yang lalu.
Sejak awal, Nazaruddin yang merupakan politikus PDIP ini sangat mendukung pendirian, serta semua program dan gerakan FKB Sriber, termasuk MIRZ Café (yang diluncurkan sekitar 1,5 bulan lalu), dan Sribermart yang saat ini dalam proses pendirian.
Sebagai Pembina, Nazaruddin tak saja sigap menerima kehadiran para pengurus dan anggota FKB Sriber, juga tak segan untuk datang ke Sekretariat DPP FKB Sriber di Jalan Senayan No. 87, Jakarta Selatan, Jakarta.

Di mata Wakil Bendahara Umum Majelis Nasional KAHMI, Ahmad Rivai Pohan, almarhum merupakan sosok yang amat baik, mau berbagi tentang pengalaman, dan merakyat. “Dia merupakan sosok teladan bagi kita semua,” kata Pohan.

LAPORAN : ERVIANTI
EDITOR : H. ERYANI

Redaksi Sribernews

Next Post

Seratus Ribu Guru Honorer K2 akan Kepung Diknas Banten

Tue Mar 26 , 2019
BANTEN.Sribernews.com– Ketua Umum Honorer Banten Bersatu Martin Alkosim mengancam akan mengerahkan 100 ribu honorer K2 pendukung Prabowo-Sandi, untuk mengepung Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Mereka mendesak dan menuntut Dinas Pendidikan Provinsi Banten mencabut keputusan pemecatan enam guru honorer, yang dipecat gara-gara berpose salam dua jari dan pamer stiker Prabowo-Sandiaga. “Kami […]