ERHA Tawarkan Solusi Kulit Eksim Susu pada Bayi dan Anak

  • Bagikan
IMG 20191124 WA0049
Cloud Hosting Indonesia

JAKARTA.SRIBERNEWS–Mengurus buah hati memang tidaklah mudah. Orangtua khususnya ibu, dituntut untuk selalu menjaga kebersihan si buah hati, karna kulit anak, khususnya bayi yang baru lahir memang rentan terhadap beragam ruam dan masalah kulit lainnya.

American Academy of Family Physicians (AAFP) menjelaskan bahwa gangguan kulit adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami bayi dengan prevalensi mencapai 70 persen sehingga menjadi sumber kekhawatiran yang besar bagi orang tua.

DomaiNesia

Atopik atau yang dikenal masyarakat sebagai eksim susu, merupakan penyakit kulit yang paling sering terjadi pada bayi dan anak. Dermatitis atopik adalah radang kulit berulang yang disertai gatal pada bayi dan anak. Kelainan kulit berupa bintil-bintil kemerahan, gatal, yang kemudian bila berlangsung lama (kronik), kulit menjadi kering, bersisik, luka-luka atau menebal dan menjadi kehitaman. Daerah yang terkena biasanya di kedua pipi, lekuk siku dan lekuk lutut.
Dermatitis atopik dapat menimbulkan frustasi baik bagi bayi penderita, orangtua maupun dokter yang menanganinya. Walaupun demikian, dengan melakukan perawatan intensif, masalah ini bisa diatasi sehingga tidak membuatnya menjadi semakin parah.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab atopik dermatitis. Biasanya terdapat faktor alergi turunan dalam keluarga atau pasien. Kelainan kulit juga dapat terjadi karena alergi, misalnya alergi terhadapat makanan (susu sapi, telur ayam, ikan laut, kacang-kacangan, dan lain-lain) atau terhadap debu, serbuk sari, dan bulu binatang.

Baca Juga:  KPK Tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Statusnya Ditentukan dalam Waktu 1 x 24 Jam

Pada dasarnya, kulit penderita dermatitis atopik cenderung kering, mudah gatal dan lebih peka terhadap bahan iritan, pakaian kasar, berenda, wol atau sintetis, dan panas atau dingin yang ekstrem. Penting untuk mengidentifikasi kemudian menyingkirkan faktor yang memperberat dan memicu siklus gatal-garuk.

Oleh karena itu prinsip pengobatan dermatitis atopik adalah menghindari bahan iritan dan faktor pencetus, mengatasi rasa gatal dan kekeringan kulit, serta mengatasi reaksi peradangan dan infeksi sekunder.
ERHA yang September lalu tepat berusia 20 tahun, terus memahami kebutuhan masyarakat Indonesia untuk tetap memiliki kulit sehat terawat. Termasuk dalam penanganan masalah kulit pada bayi dan anak, khususnya Atopik yang menjadi salah satu masalah kulit paling sering dijumpai pada buah hati. Oleh karena itu, Erha terus berinovasi memberikan kualitas yang terbaik untuk menangani masalah kulit sensitif cenderung atopik pada bayi.

Baca Juga:  Seruan Boikot Produk Prancis Terus Berlangsung

“Atopik Dermatitis atau eksim susu merupakan penyakit kulit yang sering kambuh terutama pada bayi atau anak. Penyebabnya belum jelas, dan banyak faktor mempengaruhi kekambuhannya. Usahakan menjaga kebersihan kulit bayi dan anak, menghindari faktor penyebab kekambuhan, dan menjaga kulit tetap lembab dengan mengoleskan pelembab segera setelah mandi. Pelembab yang digunakan pun harus yang mengandung bahan yang mengidentik dengan lipid penyusun Skin Barrier, seperti ceramide, cholesterol, dan fatty acid. Kandungan yang dapat menyusun kembali struktur pelindung sementara pada kulit dan dapat merangsang tingkat produksi ceramide dengan sendirinya.” jelas dr. Anna Juniawati SpKK.

9 dari 10 Ibu Setuju Skin Barrier Body Moisturizer mampu mengatasi iritasi ringan pada kulit anak dalam 7 hari. Erha mengerti bahwa tidak hanya orang dewasa yang membutuhkan perawatan untuk masalah kulitnya, bayi dan anak-anak pun juga memiliki kebutuhan yang sama. Oleh karena itu, Erha menghadirkan produk untuk membantu merawat permasalahan kulit pada bayi dan anak-anaknya khususnya yang memiliki kondisi kulit sensitif cenderung atopik.

Skin Barrier Body Moisturizer, merupakan produk dari Erha yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif dan dermatitis atopik. Skin Barrier Body Moisturizer adalah pelembap dan pelindung barrier kulit untuk mengatasi iritasi ringan yang dapat digunakan untuk perawatan kulit sehari-hari dan aman digunakan untuk bayi dan anak-anak.

Baca Juga:  Optimasi Proyek Hulu Migas Peluang Penuhi Target Energi2025

Produk ini mengandung bahan aktif untuk memperbaiki barrier kulit, seperti ceramide complex, sensolene, sodium lactate, dan vitamin E acetate. Selain itu produk ini juga mengandung bahan-bahan antiinflamatory dan antioksidan, sehingga nyaman untuk meredakan serangan gatal dan bengkak pada kulit penderita dermatitis atopik.

Berbasis pengalaman dermatologi selama 20 tahun, ERHA telah melakukan riset yang tidak putus dalam menganalisa kebutuhan serta efektivitas teknologi produk yang sesuai dengan kulit konsumen Indonesia dan kondisi saat ini. ERHA terus berinovasi untuk memberikan solusi terbaik dalam menangani permasalahan kulit masyarakat Indonesia.

Salah satunya dengan menghadirkan Skin Barrier Body Moisturizer dan rangkaian untuk kulit sensitif lainnya yang tergabung dalam ERHA SKINSITIVE.

“Harapannya, dengan rangkaian ERHA SKINSITIVE ini, kita bisa memberikan kenyamanan yang dirasakan physically dan emotionally pada kulit semua orang segala usia.” jelas Ika Nursantini Noor, General Manager Brand & Product Marketing ERHA, Selasa 19/11 di Jakarta. Hers

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan