Awal Tahun, Jakarta Dikepung Banjir

  • Bagikan
1879164972
Cloud Hosting Indonesia

JAKARTA.SRIBERNEWS–Tahun baru Masehi di ibu kota negara, Jakarta, disambut dengan kepungan banjir yang hampir terjadi di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Sebanyak 120 ribu petugas dikerahkan Pemprov DKI untuk membantu warga terdampak banjir. Bantuan juga datang dari TNI dan Polri, serta berbagai ormas.

DomaiNesia

Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Selasa (31/12) malam menyebabkan tinggi permukaan air Sungai Ciliwung di pintu air Manggarai, Jakarta Selatan meningkat status dari siaga empat menjadi siaga tiga banjir pada hari pertama Tahun Baru 2020, Rabu.

Informasi dari Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdatin BPBD) DKI Jakarta melalui akun twitternya, Rabu pukul 03.00 WIB mencatat tinggi muka air pintu air Manggarai 815 cm atau siaga tiga.

Sebelumnya pada pukul 02.00 WIB tinggi muka air di pintu air Manggarai masih setinggi 700 cm atau siaga empat banjir. Dalam kurun waktu satu jam, tinggi muka air mengalami peningkatan status dari siaga empat ke siaga tiga dengan kondisi cuaca di kawasan sekitar masih hujan.

Sementara itu, kondisi cuaca wilayah sekitar dan DKI Jakarta umumnya masih turun hujan. Pusdatin BPBD DKI Jakarta juga menginformasikan tinggi muka air di pintu air Karet setinggi 480 cm atau siaga tiga dengan kondisi cuaca masih hujan.

Baca Juga:  DPR Sesalkan Menag Hapus Bantuan Dana Operasional Pondok Pesantren

Selanjutnya pintu air Krukut Hulu setinggi 130 cm (siaga 4) dengan kondisi cuaca gerimis. Pintu air Pesanggrahan 170 cm (siaga 3) kondisi gerimis, pintu air Angke Hulu 100 cm (siaga 4) kondisi hujan, Waduk Pluit 175 cm (siaga 4) kondisi hujan, Pasar Ikan 170 cm (siaga 4) kondisi hujan, Cipinang Hulu 100 cm (siaga 4) kondisi hujan, Sunter Hulu 90 cm (siaga 4) kondisi hujan, dan pintu air Pulo Gadung 620 cm (siaga 3) kondisi hujan.

Sejumlah kawasan, mulai dari permukiaman penduduk, kawasan akntor, hingga kawasan bisnis juga terkena banjir.

Pool taksi Blue Bird di Kramatjati, belakang Pasar Hek Jakarta Timur, terendam air lebih dari 1 meter.

Sejumlah tempat di beberapa jalan utama DKI terkena banjir seperti di Jalan Sudirman tepatnya depan Universitas Atmajaya dan Bendungan Hilir.

Baca Juga:  Rexco Pelumas Sumbang 1000 Paket Sembako Hasil Donasi Konsumen

Selai itu, di Setiabudi, Rasuna Said, dan Cawang, Jalan MT Haryono.

Banjir di Jakarta berada dalam ketinggian antara 30-2 meter.

Kawasan terparah terdampak banjir ada di Cipinang Melayu, Jaktim,dengan ketinggian air mencapai 2 meter, sementara di Ciledug mencapai 1,5 meter.

Tak hanya korban harta benda, banjir juga merenggut nyawa warga, setidakannya terjadi di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Dia diduga terkena serangan jantung saat banjir terjadi.

Kawasan banjir sekitar Rumah Sakit TNI AL Dr Mintoharjo, Jl Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, banjir setinggi paha orang dewasa.

Sementara di Perumahan Setneg Cempaka Putih, Jakarta Pusat, banjir terjadi pukul 05.00 WIB dengan ketinggian air 30 cm hingga 50 cm.
Di kampus Borobudur di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur dengan ketinggian air diperkirakan mencapai hingga 40 cm.

Air juga merendam perumahan warga di Kelurahan Gedong di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kelapa Molek, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, kwasan Jalan Bambu Kuning Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat.

Mal Tamini Square Jaktim, dan mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, juga tak luput dari serangan air.

Baca Juga:  Dengan F1QR, Lanal Batam Amankan Industri Maritim dan Pariwisata

Jalan-jalan raya seperi Jl. DI. Panjaitan, Jl. Pemuda Jaktim (depan mal Arion), pun tak luput terendam.

Hal yang sama juga terjadi di Perumahan Palad Pulo Gadung Jaktim ,Kampung Tengah Kramat Jati JaktimJl. Marga Jaya Rawa Buaya, Jl. Tanjung Duren Jakbar, dan kompleks BPPT Meruya Jakarta Barat, yang baru pertama kali banjir masuk rumah warga.

Banjir menjadi bahasan utama di medsos terutama Whattsapp. Postingan tentang banjir sebagian dilakukan oleh para terdampak, dan sebagian oleh orang lain.

Berbagai video terutama dari netizen juga diunggah. Banyak beredar pula bahwa petang hai akan terjadi hujan susulan, serta kemungkinan makin meningginya air di Pintu Air Katulampa, dan Depok.

Namun hingga pukul 21.00 hal tersebut belum terjadi.

Namun demikian, pihak BMKG dan Gubernur DKI meminta warga mengantisipasi dan siaga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun ke lapangan meninjau lokasi banjir, dan memerintahkan jajarannya untuk terus bekerja keras membantu warga. Evakuasi warga dan upaya-upaya membendung banjir menjadi prioritas Pemprov DKI. DBS

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan