RAPIMNAS KAHMI: New Normal Harus Terukur, Sience Based-Policy, Utamakan Keselamatan Rakyat

  • Bagikan
WhatsApp Image 2020 06 11 at 20.41.21
Cloud Hosting Indonesia

JAKARTA.SRIBERNEWS—Majelis Nasional Korps Alumni HMI (MN KAHMI) meminta pemerintah untuk secara terukur memasuki masa adaptasi kebiasaan baru (new normal) dengan berbasis pada science based-policy, koordinasi Pusat dan Daerah yang baik, serta memperhatikan sungguh-sungguh keselamatan rakyat.

Hal Ini merupakan salah satu rekomendasi Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KAHMI secara virtual selama 3 hari Senin–Rabu,tanggal 8 – 10 Juni 2020.

DomaiNesia

Rapimnas III MN KAHMI diikuti Pimpinan Majelis Wilayah Kahmi Seluruh Indonesia. Turut memberi Pengarahan, Menkopolhukam, Prof.Dr Mahfud MD, Ketua Dewan Penasehat MN KAHMI, Dr.Ir.Akbar Tanjung.

Rapimnas menghasilkan tujuh reIII komendasi yangdi bacakan oleh Sekjen MN KAHMI Manimbang Kahariady, menjelang penutupan Rakernas III, pada Sidang Pleno IV, Rabu, 10 Juni 2020.

Baca Juga:  Japfa Run 2020, Habis Olah Raga LangsungWisata Wisata Kuliner

Tak hanya meminta new normal dilakukan dengan science based-policy, serta koordinasi yang baik pusat-daerah, Rapimnas merekomendasikan agar Pemerintah menggunakan disrupsi Covid-19 yang telah melalui banyak pengorbanan diberbagai bidang dijadikan momentum mentransformasikan aspek-aspek strategis tata kelola pemerintahan menjadi lebih esensial, efisien, dan efektif.

Terkait Pilkada Desember 2020, Rapimnas meminta agar dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan rakyat dan memperhatikan kualitas demokrasi.
WhatsApp Image 2020 06 11 at 20.52.00

Rapimnas juga meminta KAHMI proaktif merespon isu-isu kontemporer (seperti TKA, Komunisme, Covid-19, Pilkada) dan strategis legislasi (seperti RUU, HIP, UU Pemilu dan lainnya) yang menjadi prioritas legislasi nasional dan menyangkut hajat hidup orang banyak agar tidak menjadi ancaman stabilitas nasional.

“ Ke lima, KAHMI di setiap tingkatan untuk membuat gugus pemikir berbasis kompetensi yang menjadi penggerak inovasi di setiap tingkat pemerintahan,” kata Manimbang.

Baca Juga:  Penyiram Air Keras Terhadap Novel Baswedan divonis 2 dan 1,5 Tahun Penjara

KAHMI juga diminta untuk mulai merintis amal usaha organisasi, menumbuhkan generasi muslimpreneur dan menjadi jembatan (bridging) pengembangan usaha yang dimiliki alumni KAHMI menjadi lebih besar.
Rapimnas juga meminta KAHMI di segenap jenjang kepemimpinan tetap menjalankan roda organisasi, termasuk musyawarah pergantian pengurus, dengan memanfaatkan teknologi informasi agar peran-peran kontributif tetap dapat dijalankan dalam situasi apapun. MAHDI/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan