Sandiaga : Pelaku Usaha Scale Up Bisnis? Siapkan Ini!

  • Bagikan
IMG 20200702 WA0001
Cloud Hosting Indonesia

PADANG. SRIBERNEWS– Indonesia memiliki banyak UMKM. Di era ini sudah saatnya untuk UMKM mengembangkan bisnisnya atau scale-up agar terus maju dan tidak diam di tempat.

Scale-up bisnis ada beberapa kategori yaitu ultramikro, mikro, kecil, menengah. Scale-up bisnis juga ada skalanya dan sudah diatur oleh UU pengelolaan UMKM.

DomaiNesia

Founder OK OCE Sandiaga Uno mengatakan, “Sewaktu scale-up kesiapan kita sebagai pengusaha, kita mau keluar dari comfort zone atau tidak karena scale-up adalah satu kesempatan. Selain mendapatkan peluang juga ada tantangan. Scale-up itu akan sangat repot, butuh komitmen, namun nanti rewardnya besar,” tutur Sandi pada Webinar bertemakan Sukses Berwirausaha Bersama Inkubator Bisnis di Era New Normal bersama Politeknik ATI Padang, Sumatera Barat, Rabu, 1 Juli 2020

Baca Juga:  Edukasi Perempuan Muda Indonesia, Marina Luncurkan Marina Beauty Journey ke 9

“Dulu usaha saya dari tiga karyawan jadi 45 kemudian 100, sekarang 30 ribu. Setiap kali kami scale-up, selalu ada pertanyaan dalam diri kita: Are We Ready?,” ungkapnya.

Sementara itu, Indonesia memiliki jumlah anak muda yang besar, dan populasi online negara ini berada di urutan keenam di dunia.

Lebih dari 60% masyarakat Indonesia tersambung ke internet. Maka, tidak heran bahwa pasar e-commerce Indonesia terbesar se-ASEAN dengan nilai sekitar US$ 21 Miliar.

“Optimalkan digitalisasi, hal ini dikarenakan adanya WFH, PSBB, Phsycal Distancing yang memindahkan seluruh aktivitas dari brick dan mortal ke dunia digital, “tutur Sandi.

Era New Normal ini adalah saat yang tepat untuk kita meningkatkan potensi diri. Hal ini dapat kita lakukan dengan belajar, mengikuti webinar, dan menciptakan ide-ide baru yang kelak akan berguna dimasa akan datang.

Baca Juga:  AFC: GBK Nominasi Salah Satu Stadion Termegah di Asia Tenggara

“Jangan hanya menonton drakor. Coba kita ubah pemikiran kita dengan menciptakan dramin (drama minang), dradang (drama padang), dralok (drama solok). Kita sesuaikan dengan kearifan lokal. Di balik satu drakor yang kita tonton, kita harus punya ide untuk mendorong bagaimana drama-drama lokal juga berkembang,” ujar Sandi. HERS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan