PT Jamkrindo Syariah Ikut Program Pemulihan Ekonomi Nasional

  • Bagikan
Screenshot 20200727 230406 1
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS-PT Jamkrindo Syariah, anak usaha PT Jamkrindo, ikut terlibat dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penjaminan pembiayaan modal kerja yang disalurkan oleh bank-bank syariah.

Penjaminan pembiayaan modal kerja ini dilaksanakan bersama dengan PT Askrindo Syariah.

DomaiNesia

Penandatanganan perjanjian kerja sama pembiayaan modal kerja tersebut dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2020 di Gedung Jamkrindo, Jakarta.

Direktur Utama PT Jamkrindo Randi Anto menjelaskan penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan kelanjutan kerja sama yang
sebelumnya telah dilakukan oleh PT Jamkrindo bersama PT Askrindo dengan beberapa bank umum pada 7 Juli lalu.

Perjanjian kerja sama antara PT Jamkrindo Syariah dan PT Askrindo Syariah dilaksanakan dengan PT Bank BRISyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah, PT Bank BTN Unit Usaha Syariah, PT Bank Jatim Tbk Unit Usaha Syariah, PT Bank Jateng Unit Usaha Syariah, PT Bank BTPN Syariah, dan PT Bank Maybank Indonesia Unit Usaha Syariah.

Baca Juga:  Gojek Luncurkan Inisiatif GoGreener

Adapun terjamin yang dapat dijamin adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berbentuk usaha perorangan dan badan usaha yang terdampak pandemi Covid-19. Terjamin tersebut dapat menerima pinjaman untuk modal kerja hingga Rp 10 miliar.

Selain itu, terjamin juga tidak masuk dalam Daftar Hitam Negara (DHN) serta memiliki pembiayaan dalam kualitas performing financing per tanggal 29 Februari 2020.

Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah Gatot Suprabowo menuturkan, pihaknya berkomitmen mendukung penuh program PEN yang diinisiasi oleh pemerintah untuk melindungi, mempertahankan
dan meningkatkan ekonomi para pelaku usaha yang terdampak oleh pandemic COVID-19.

”Selain itu, melalui penjaminan pembiayaan modal kerja, kami ingin memastikan agar pelaku UMKM dapat bertahan dan bangkit sehingga dapat berkontribusi pada perekonomian Indonesia”, ujar Gatot.

Baca Juga:  ASUS Republic of Gamers (ROG) Luncurkan Zephyrus M16 dan Zephyrus S17

Pandemi Covid-19 berdampak sangat serius terhadap perekonomian Indonesia. Untuk membangkitkan perekonomian, pemerintah mengisiasi program PEN. Salah satu implementasinya adalah penjaminan kredit/pembiayaan modal kerja bagi UMKM melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71 tahun 2020.

Untuk melaksanakan program PEN, pemerintah menugaskan PT Jamkrindo dan PT Askrindo untuk melaksanakan penjaminan pemerintah dalam rangka pelaksanaan program PEN.

Jika pihak terjamin memerlukan fasilitas penjaminan dengan skema syariah, penjaminan dilaksanakan melalui PT Jamkrindo Syariah dan PT Askrindo Syariah.

Hingga Juni 2020, PT Jamkrindo Syariah membukukan volume penjaminan Rp. 15,66 triliun atau meningkat secara YoY sebesar 119,75 persen.

Adapun pencapaian Imbal Jasa Kafalah PT Jamkrindo Syariah sebesar Rp 160,35 miliar. Pada posisi Juni 2020 total aset yang dimiliki PT
Jamkrindo Syariah sebesar Rp 1,22 triliun atau tumbuh sebesar 115 % dibandingkan 2019.

Baca Juga:  PT Softex Indoensia Kenalkan Confidence Adult Pants Heavy Flow

“Dengan modal Rp 651,06 miliar atau tumbuh sebesar 116,74 persen dibandingkan 2019, Insya Allah PT
Jamkrindo Syariah mampu menjamin pembiayaan program PEN sehingga diharapkan dapameningkatkan pertumbuhan bisnis UMKM serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor formal dan informal.

Dalam menjangkau potensi pasar, katanya, PT Jamkrindo Syariah senantiasa mengedepankan kepuasan mitra kerja dengan memberikan layanan penjaminan pembiayaan PEN kepada mitra penerima jaminan secara profesional, gesit, responsif, syar’i, dan inovatif guna mendukung pertumbuhan perekomian
serta kemashlahatan bersama. HERS

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan