Malaysia Bergolak, PM Muhyiddin Digulingkan

  • Bagikan
IMG 20200923 WA0000
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Di tengah
konsentrasi publik sedang terfokus pada pemilihan umum di negara bagian Sabah, Malaysia, Sabtu pekan ini , 26 September 2020, terjadi perisitiwa politik mengejutkan.

Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan telah mengamankan mayoritas kursi parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

DomaiNesia

“Pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin telah jatuh” tegas Anwar pada konferensi pers di Hotel Le Meridien, Kuala Lumpur, Rabu, 23 September 2020.

Menurut Anwar, pemerintahan barunya memiliki mayoritas yang besar kursi parlemen.

“Kita memerlukan pemerintahan yang kuat dan stabil untuk mengatasi sejumlah permasalahan yang sedang melanda negara ini.” sebut Anwar.

Presiden Partai Keadilan Rakyat itu mengatakan telah memiliki dua pertiga dukungan di parlemen yaitu minimal 148 kursi.

Baca Juga:  Negara-DPR Sembunyikan Utang yang Membengkak

Diperlukan minimal 112 kursi untuk membentuk pemerintahan di Malaysia. Koalisi berkuasa Perikatan Nasional pimpinan Muhyiddin memiliki mayoritas sangat tipis 113 kursi. Oposisi total berjumlah 109 kursi.
Anwar mengatakan dia telah berkomunikasi dengan Yang Dipertuan Agong Sultan Abdullah melalui telepon.

Pertemuan dengan Raja Malaysia, Sultan Abdullah untuk menerima mandat pemerintahan sudah dijadwalkan namun ditunda karena raja sedang dirawat di rumah sakit.

Politisi berusia 73 tahun itu tidak merinci lebih jauh partai manakah yang akan menjadi bagian dari pemerintahan barunya.

Anwar saat ini memimpin koalisi Pakatan Harapan yang terdiri dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) pimpinannya, Partai Aksi Demokratik (DAP) dan Partai Amanah dengan total 91 kursi. DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan