Fadli Zon: Pemnanggilan Anies Baswedan Karena Kebencian

  • Bagikan
Fadli Zon, Politisi Gerindra. Foto/Net
Fadli Zon, Politisi Gerindra. Foto/Net
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS– Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pemanggilan Polda Metro Jaya terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab terjadi lantaran ada pihak-pihak yang membenci mereka.

“Yang terjadi pada Gubernur DKI dan Habib Rizieq itu karena ada otak kotor. Mereka tidak suka dengan dua orang ini,” tukas Fadli dikutip Suara.com dari tayangan Kanal YouTube Dua Sisi.

DomaiNesia

Menurut Fadli Zon, para ‘otak kotor’ yang tidak suka dengan Anies Baswedan dan Habib Rizieq berusaha untuk menjegal keduanya dengan berbagai caranya.

Bahkan, mereka menghalalkan berbagai cara, termasuk merekayasa kejadian agar publik tidak lagi respect dengannya

Baca Juga:  Pemuda dan Masyarakat Desa Sukamulyo OKUT Dukung Jokowi Ma'ruf

“Itu dicari-cari kesalahan mereka, merekayasa supaya dijatuhkan, diberhentikan,” ucap Fadli Zon.

Menurut Politikus Partai Gerindra ini, alasan pemanggilan Anies Baswedan sangat tidak masuk akal, yakni dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

“Emang yang melanggar protokol kesehatan Anies Baswedan? Dari logika otak gak masuk. Jadi ini mencari kesalahan yang menciptakan kegaduhan baru,” lanjut dia.

Apabila Anies Baswedan kemudian disalahkan, kata fadli Zon, seharusnya Presiden Jokowi dan Menkes Terawan lebih dulu disentil karena keduanya terkesan menyepelekan Covid-19 sebelum merebak seperti sekarang.

“Kalau pembiaran, itu yang paling bisa ditindak Presiden Jokowi dan Menkes Terawan. Ketika awal pandemi mereka membiarkan. Saya kira pembiaran luar biasa berbulan-bulan, sehingga banyak jatuh korban. Jadi kalo ada pembiaran, justru dilakukan pemerintah pusat,” tegas Fadli.

Baca Juga:  Bebas Kerutan Wajah dalam 4 Jam dengan Teknologi Micro-patch Dari Korea

Anies Baswedan memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk diselidiki atas kasus pernikahan putri Habib Rizieq.

Anies diperiksa selama 9 jam. Ada 33 pertanyaan yang diajukan penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya selama proses pemeriksaan berlangsung. Anies mengakui menjawab semua pertanyaan seusai fakta yang sesungguhnya. DBS/S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan