JK : Fenomena HRS Lantaran Adanya Kekosongan Kepemimpinan Yang Mampu Serap Aspirasi Masyarakat

  • Bagikan
JK
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan munculnya dukungan besar terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS) karena adanya kekosongan kepemimpinan yang mampu menyerap aspirasi masyarakat.
“Kenapa masalah Habib Rizieq begitu hebat permasalahannya, sehingga polisi, tentara turun tangan sepertinya kita menghadapi sesuatu yang goncangan. Kenapa itu terjadi?” kata JK dalam diskusi bertajuk Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat, dikutip dari YouTube PKS TV, Sabtu 21 November 2020.

Fenomena itu juga, kata JK, juga merupakan indikasi bahwa sistem demokrasi yang berjalan di Indonesia perlu diperbaiki.

DomaiNesia

“Kenapa ratusan ribu orang itu, kenapa dia tidak percayai DPR untuk berbicara? Kenapa tidak dipercaya partai-partai khususnya partai Islam? Untuk mewakili masyarakat itu,”kata JK.
Menurut JK, DPR seharusnya mampu menyerap aspires dari para simpatisan HRS.
Sebagaimana diketahui, lautan manusia menyemut di setiap tempat yang dikunjungi HRS. Namun, hal ini berbuntut panjang. Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil diperiksa polisi dikaitkan dengan pelanggaran protokol kesehatan
Tak hanya itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Tak berhenti sampai di situ, Panglima TNI dan para kepala staf AU, AD, dan AL membuat pernyataan mengancam siapapun yang mengganggu NKRI. Ancaman itu, meski tak menyebut nama ditengarai ditujukan kepada HRS.
Kalimat senada juga keluar dari bibir Pangdam Jaya Dudung Abdulrahman. Dudung bahkan mengancam akan membubar FPI. Ia juga memerintahkan jajarannya untuk menurunkan baliho bergambar HRS.
Tindakan demi tindakan ini mendapat kecaman dari berbagai pihak. TNI pun dibully. Komentar bermunculan mulai dari pakar hingga rakyat biasa.
Berbagai meme yang merendahkan dan melecehkan TNI memenuhi jagat medsos. Di sisi lain Mendagri dan beberapa pihak mengatakan dapat saja memberhentikan Anies dari jabatannya. Pernyataan Mendagri pun mendapat banyak respon dari berbagai pihak. DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan