Rapid Test Warga Petamburan, tak Ada Warga Kena Covid

  • Bagikan
IMG 20201125 WA0002
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Metro Jaya bersama Kodam Jaya menggelar rapid test massal gratis di Petamburan, Jakarta Pusat, dekat markas FPI, sejak selama tiga hari, 22 -24 November 2020 di SDN 01 Petamburan. Hasilnya, belum ditemukan kasus reaktif Covid-19.

Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Kompol Margiyono, mengatakan, hingga Senin siang sudah 139 warga Petamburan yang menjalani rapid test. Namun, belum ditemukan satu pun kasus reaktif.

DomaiNesia

“Sejauh ini, semua yang ikut rapid ini belum ada yang reaktif. Namun, apabila ada yang reaktif, kami akan langsung berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat untuk melaksanakan langkah-langkah selanjutnya,” kata Margiyono di lokasi rapid test massal pada Senin siang.

Margiyono menjelaskan kegiatan rapid test massal ini ditujukan bagi masyarakat Petamburan. Khususnya yang pernah mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putri HRS di Markas FPI.

Baca Juga:  Anggota DPR Fauzi H Amro : Urusan Likuiditas Perbankan Bukan Tugas Himbara

“Hasilnya bagus semua, tidak ada yang reaktif,” kata Margiyono saat

Berdasarkan data yang dimiliki FKM-UI, kenaikan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta berasal dari klaster keluarga usai libur panjang 28 Oktober-1 November lalu.

Meski terjadi kerumunan saat Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia, belum ada klaster kerumunan Petamburan yang tercatat.

“Menurut saya enggak ada klaster Petamburan, yang positif memang banyak, tapi enggak ada kaitannya dengan klaster kerumunan itu. Kalau klaster keluarga yang berlibur, itu ada,” kata Pandu Riono saat dihubungi wartawan, Selasa 24 November 2020. Pandu juga mengemukakan hal senada saat menjadi narasumber dalam acara ILC di TVOne, Selasa, 24 November 2020.

Baca Juga:  Flix Cinema Hadir di Mall of Indonesia

Pandu mengatakan lonjakan kasus di DKI justru berasal dari aktivitas libur panjang ketimbang kerumunan Habib Rizieq.

Belum ada laporan kasus positif Covid-19 akibat kerumunan yang terjadi di Petamburan, Tebet, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang terjadi karena kerumunan massa saat kedatangan Rizieq.

“Menurut FKM-UI dari data yang ada, belum ditemukan klaster akibat kerumunan di Petamburan dan Tebet, kenaikan kasus di Jakarta lebih mungkin terjadi akibat dampak libur panjang,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, pihaknya bersama Kodam Jaya melakukan penyemprotan dan rapid test massal di Petamburan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Sebab, ia menerima laporan telah terdapat Klaster Petamburan.

Baca Juga:  Tim Kuasa Hukum HRS Sudah Siapkan Draft Eksepsi

Petamburan disebut sejumlah pihak sebagai klaster baru penyebaran Covid-19 setelah HRS menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putrinya di markas FPI, Jalan Petamburan III pada Sabtu, 14 November 2020 lalu. Ketika itu ribuan orang hadir. Mereka berkerumun dan sebagian tak menggunakan masker.

Belakangan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, diketahui 30 orang positif Covid-19 dari klaster Petamburan ini. Salah satunya adalah Lurah Petamburan Setiyanto. DBS/S

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan