Margarito Kamis : Anies tak Bisa Dicopot Hanya karena Pelanggaran Covid 19

  • Bagikan
webinar kahmi
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS—Pakar hukum Margarito mengatakan Gubernur DKI Anies Baswedan tidak bisa dicopot karena adanya pelanggaran kesehatan Covid 19.
“Kalau sanksi hukum Covid itu bisa dipidanakan dan memberhentikan pejabat, kenapa tidak Presiden Joowi saja yang langsung memecat Gubernur DKI? Kenapa harus melalui Kemendagri Tito Karnavian, dan memerintahkan Kapolda DKI untuk menginterogasi Gubernur DKI,” kata Margarito dalam Webinar “Instruksi Mendagri No 6 / 2020 untuk Siapa ?” yang diselenggarakan Korps Alumni HMI Jakarta Raya di Hotel Acacia, Jakarta, 25 November 2020 sore.

Selain Margarito, juga tampil sebagai pembicara Prof Dr Hj R Siti Zuhro (Presidium KAHMI Nasional), DR H Chazali Husni Situmorang ,dengan Moderator Rahmatuloh. Hadir dalam acara antara lain M Amin (Sekjen Kahmi Jaya), Sulhi, Imam Sofwan (protokol), Satiri, Rahmat Kardi, M Sidik, Nodivel (Ketua Panitia).

DomaiNesia

Dalam kesempatan itu, Margarito juga mempertanyakan tindakan Pangdam V Jaya Mayjen Dudung Abdurahman yang mengambil tupoksi Polri dan Satpol dengan menurunkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab, apalagi sampai mengerahkan panser.

Baca Juga:  Makar Terhadap Kedaulatan Rakyat oleh Perusahaan Survei dan Media Mainstream

Anies dinilainya sebagai gubernur teladan yang penuh prestasi dan pastinya hukum tak bisa mencopot Anies hanya karena melanggar Covid. Dalam menghadapi Covid 19, Pusat justru harus bekerjasama dengan Pemprov DKI.
Anies juga memiliki pendukung. Masyarakat menganggap Anies saat ini dizalimi, dan hal ini justru membuat ia makin popular. Tindakan rezim juga menjadi top marketing gratis bagi Anies.
Ketua KaHMI JAYA HM Taufik dalam sambutannya menyambut gembira digelarnya acara ini. Hadir para pakar dapat memberi masukan positif atas berbagai hal yang berkembang saat ini terutama mengenai jabatan Gubernur DKI Jaya Anies Baswedan.
MAHDI /S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan