Heboh Kepulangan Habib Rizieq Shihab dari RS Ummi

  • Bagikan
HRS
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Dalam beberapa hari jagat medsos diramaikan atas berita tentang Imam Besa Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) dirawat di RS UMMI, Bogor. Saat ia masuk RS, heboh berita dan komentar yang menyatakan dia kena Covid 19, namun hal itu dibantah tegas, termasuk dari kalangan FP dan Dirut S Ummi, Bogor.

DomaiNesia

Namun, berita keluarnya HS dai RS Ummi lebih heboh lagi. Dia disebut-sebut kabur dari RS tesebut.
Hal ini didasarkan atas laporan Ka polres Kota Bogor, Kombes Pol Hendri Fiuser. Namun keterangan Kapolresta Bogor ini dibantah pihak RS Ummi.

Ka polres Kota Bogor, Kombes Pol Hendri Fiuser dalam suratnya ke Kapolda Jabar melapokan pihaknya pada Sabtu malam melaksanakan pengecekan terhadap keberadaan HRS.
Surat ini juga ditembuskan ke Wakapolda Jabar, Irwasda Polda Jabar, Karo Ops Polda Jabar, Dir Intelkam Polda Jabar, dan Ka SPN Polda Jabar.
Namun dari hasil koordinasi dengan petugas di rumah sakit, ternyata Rizieq sudah tak lagi berada di kamarnya.
“Hasil koorkom (koordinasi dan komunikasi) dengan security RS Ummi MRS (Muhammad Rizieq Syihab) telah meninggalkan RS Ummi sekitar pukul 20.50 WIB melalui pintu belakang,” kata Hendri Fiuser, Minggu, 29 November 2020.
“Diduga melalui gudang obat RS Ummi. Namun tidak mengetahui menggunakan kendaraan yang digunakan, setelah dicek oleh security pada pukul 21.45 WIB bahwa keduanya telah meninggalkan kamar rumah sakit,” sambungnya.
Laporan ini berbeda dengan keterangan Sofyan, petugas Satpam RS Ummi yang berjaga di belakang.
Menurut dia, HRS keluar pukul 21.00 WIB menggunakan mobil Toyota Kijang Innova lewat gerbang belakang RS UMMI Bogor, Kelurahan Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu 28 November 2020.
Menurutnya, HRS keluar didampingi keluarga dan sejumlah anggota FPI.

Baca Juga:  Tak Terbendung, Pergerakan Massa untuk Aksi 22 Mei 2019

“Kebetulan yang tugas malam teman saya, tapi saya dapat informasi HRS keluar jam 9 an gitu. Sebetulnya dia memang sudah ada rencana keluar sejak jam 7 malam. Cuma karena menunggu visit dokter spesialis penyakit dalam yang kebetulan ada jadwalnya malam dan kemudian harus mengurus pemberkasan administrasi keluar RS, jadi baru bisa keluar jam 9 an,”katanya.

Dia menegaskan di RS tesebut tidak ada pintu keluar lewat belakang. Semua lewat pintu depan dan samping.

“Intinya tidak kabur seperti pasien-pasien umumnya yang sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Hanya saja menghindar dari sorotan media kali ya jadi lewat belakang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjelaskan pihaknya tidak mempersoalkan dia mau keluar jam berapa saja.

Baca Juga:  Relawan Siaga & Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Bantu Korban Banjir Sukabumi & Kebakaran di Cilincing, Jakarta

“Hanya saja disayangkan pihak RS UMMI tidak mau memberikan spesimen swab test HRS,” ungkapnya singkat.

Toalak Umumkan Hasil Test Swab

Terkait hasil tes swab, FPI dan HRS menegaskan tidak bersedia mengumumkan hasilnya.

HRS membuat pernyataan secara tertulis penolakan publikasi hasil swab tersebut.

Foto surat pernyataan Habib Rizieq ini beredar di media sosial. Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar membenarkan surat pernyataan yang beredar itu.

Aziz mengatakan surat pernyataan yang ditandatangani HRS pada pada Sabtu 28 November 2020 di Bogor disertai dua saksi yang juga menandatangani surat pernyataan HRS. Surat yang diketik dalam selembar kertas bermaterai itu sudah dilapokan ke kepolisian.

Keterangan MER-C

Sementara itu Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyebut hasil swab test HRS dan keluarganya telah keluar. MER-C mengatakan hasil swab test ini diserahkan ke keluarga Rizieq.

Screenshot 20201130 152726 1

“Itu hasil (swab test) itu dilaporkan ke keluarga (Rizieq),” kata Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad di Polresta Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, 30 November 2020. “Hasilnya itu adalah rahasia. Sudah,” kata dia.

Dia pun menegaskan MER-C bekerja secara profesional. Jika ingin mengetahui hasil swab HRS, dia mempersilakan bertanya langsung ke HRS dan keluarganya.

Baca Juga:  Ekonom - Pengkiritk Harus Terima Tantangan Luhut

“Tapi kalau misalnya mau tahu hasilnya, gampang, tanya sama keluarga (Habib Rizieq),” ucapnya.

Tekait ucapan Menko Polhukam Mahfud Md menyebut MER-C tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tes swab COVID-19, termasuk kepada HRS, dia menegaskan pihaknya memiliki tenaga ahli untuk mengambil sampel.

“Siapa pun boleh melakukan swab. Siapa pun punya kualifikasi. Kita punya ahli untuk melakukan swab,” katanya.

Namun, Sarbini membenarkan MER-C tidak memiliki laboratorium untuk melakukan pengujian PCR usai tes swab. Tetapi dia menggunakan laboratorium yang dipercaya MER-C kredibel.

Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan MER-C tidak punya kewenangan melakukan tes swab COVID-19.

“MER-C itu tidak memiliki laboratorium dan tidak terdaftar dalam jaringan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tes,” kata Mahfud dalam siaran langsung lewat kanal YouTube BNPB RI, Minggu, 29 November 2020.

Mahfud Md menjelaskan, RS UMMI dan MER-C akan dimintai keterangan oleh penegak hukum. Soalnya, ada unsur ancaman pidana di kasus ini, yakni KUHP Pasal 212 dan 216 karena menghalangi petugas untuk untuk melakukan upaya penyelamatan masyarakat. Namun RS UMMI dan MER-C belum tentu bersalah.

“Jadi tidak harus dianggap dia telah melanggar UU, tetapi dimintai keterangan itu harus datang, harus kooperatif,” kata Mahfud. DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan