14 Kali Lakukan Pelanggaran Kesehatan, elum Sekalipun Menanti Jokowi Ditindak

  • Bagikan
IMG 20201130 WA0003
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Meskipun menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, telah melakukan 14 kali pelanggaran potokol kesehatan dalam kampanye Pilkada Kota Medan, namun sampai hari ini belum ada tindakan apapun dari pihak terkait.

Hal ini dipertanyakan Direktur Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf. Dia menilai pihak tekait melakukan tindakan diskriminatif teutama dibandingkan dengan tindakan tehadap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus acara pernikahan Putrinya, di Petamburan, Jakarta, 14 November lalu.

DomaiNesia

Gde Siriana melihat ada ketidakadilan dari proses hukum yang dijatuhkan kepada paslon Pilkada Kota Medan.

“Kubu Mantu Jokowi 14 Kali Langgar Protokol Kesehatan di Medan. Kalau itu, Pilkada, semua aparat dan pejabat ngumpet, lempar-lemparan lah ke Bawaslu. Giliran HRS, semuanya semangat benar ngejar-ngejar buat nindaknya,” ujar Gde Siriana sebagaimana dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Senin, 30 Novembe 2020.

Baca Juga:  Ajakan Peduli Lingkungan Dengan Cara Kreatif

Anggota Komite Politik dan Pemerintahan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indoensia (KAMI) ini mengkhawatirkan gelaran pemungutan suara Pilkada pada 9 Desember nanti. Karena dia melihat adanya potensi pelanggaran serupa.

“Disamping itu, pada hari Minggu kemarin, 29 November 2020, jumlah tambahan kasus Covid-19 pecah rekor lagi sampai 6.267 orang. Yang meninggal harian pun pecah rekor 169 orang. Tapi Pilkada jalan terus,” ungkapnya.

“Dan sekarang totalnya sudah tembus 534.266 kasus. Masih mau bilang terkendali kah Pak Jokowi?” demikian Gde Siriana Yusuf.

Berdasarkan catatan Bawaslu Kota Medan, pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman melakukan 14 kali pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Angka itu lebih tinggi dari pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 yang dilakukan pasangan Akhyar Nasuiton-Salman Alfarisi yang sebanyak 9 kasus.

Baca Juga:  KPK OTT Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

Dari data tersebut, Bawaslu Kota Medan mencatat total pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan dua paslon adalah sebanyak 23 kasus, dan seuana hanya diberi sanksi administratif berupa teguran lisan dan atau tulisan. REL/S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan