Ketua MUI KH Cholil Nafis: Redaksi Azan Tak Boleh Diubah

  • Bagikan
kiai hukum lelang 696x759 1
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS– Ketua MUI KH Cholil Nafis menegaskan redaksi azan tak boleh diubah menjadi ajakan jihad. Karena itu ibadah yang sifatnya tauqifi.

“Rasulullah, Nabi Muhammad SAW tak pernah mengubah redaksi azan. Bahkan saat perangpun tak ada redaksi azan yang diubah,” kata Cholil Nafis dalam keterangannya, Selasa, 1 Desember 2020 tekait azan berisi ajakan jihad yang tengah viral saat ini.

DomaiNesia

KH Cholil menjelaskan azan merupakan panggilan untuk memberi tahu waktu salat dan melakukan salat jemaah di Masjid.

Meskipun, kata Pengasuh Ponpes Cendekia Amanah ini, syariah masih menganjurkan dibacakan untuk selain ajakan salat, seperti sunah mengazani anak yang baru lahir atau saat jenazah diturunkan ke liang kubur.
di zaman Rasulullah SAW, jelasnya, pernah dilakukan penambahan atau perubahan redaksi azan ketika ada uzur yang menghalangi masyarakat datang ke massjid, seperti hujan deras dan angin kencang.

Baca Juga:  Semangat #BangkitBersamaSahabat dan Aksi Menebar Kebaikan, Adira Gelar Konser Amal Kreatif Lokal 21

“Azan diubah dengan pemberitahuan dalam redaksi azannya bahwa masyarakat diminta untuk salat di rumahnya,” jelas Cholil .

Tehadap hal itu, ada hadis yang menjelaskannya yakni yang diriwayatkan Imam Buchori dalam hadits:
‎روى البخاري (666) ، ومسلم (697) عَنْ نَافِع ، قَالَ : ” أَذَّنَ ابْنُ عُمَرَ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ بِضَجْنَانَ ، ثُمَّ قَالَ : صَلُّوا فِي رِحَالِكُمْ ، فَأَخْبَرَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ مُؤَذِّنًا يُؤَذِّنُ ، ثُمَّ يَقُولُ عَلَى إِثْرِهِ : ” أَلاَ صَلُّوا فِي الرِّحَالِ ” فِي اللَّيْلَةِ البَارِدَةِ ، أَوِ المَطِيرَةِ ، فِي السَّفَرِ .

Dari Nafi’ bahwa Ibnu Umar pernah mengumandangkan azan salat di malam yang sangat dingin dan berangin kencang, maka dalam azannya ia mengucapkan; ‘Alaa sholluu fir rihaal (Ingatlah salat-lah kalian di persinggahan?) kemudian katanya; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga pernah memerintahkan mu’adzinnya setelah azan jika malam sangat dingin dan terjadi hujan lebat untuk mengucapkan; ‘Alaa shalluu fir rihaal (Ingatlah salat-lah kalian di persinggahan?) ”

Baca Juga:  IM3 Ooredoo Bagikan Kuota Internet Gratis Melalui #TikTokTreats

Dia meminta masyarakat tak mengubah azan yang sudah baku dalam Islam. Panggilan jihad tak perlu melalui azan.

“Dan jihad bukan hanya berkonotasi perang secara fisik saja tapi juga dalam memantapkan iman dan penguatan umat Islam,” katanya.

Dia berharap berharap masyarakat tenang dan tak perlu resah dan jangan sampai terprovokasi untuk melakukan kekerasan dan kerusuhan. DBS/S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan