Satu Jenazah Korban Tembak Mati Polisi Diserahkan Polisi ke FPI

  • Bagikan
Screenshot 20201208 221435 1
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS—Pihak Front Pembela Islam (FPI) menerima satu dari enam jenazah pengawal Habib Rizieq Syihab (HRS) RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 8 Desember 2020) malam.
Proses penerimaan ini turut didampingi oleh keluarga usai autopsi selesai dilakukan. Tampak pula anggota DPR Gerindra Fadli Zon dan M Syafii (Romo Syafii). “Jenazah dibawa dulu ke Petamburan sebelum dimakamkan di Mega Mendung,” kata Fadli Zon.
Sekretaris Bantuan FPI, Azis Yanuar, mengatakan jenzah tersebut atas nama Andi Oktavian (33). Jenazah dibawah ke Petamburan, Jakarta Pusat.
Belum diketahui nasib 5 jenazah lainnya. Hingga pukul 19.15 WIB jenazah belum dibawa keluar dari RS Polri. Sementara sejumlah ambulans sudah terparkir di depan ruang jenazah RS Polri berikut beberapa keluarga almarhum.
Sebelumnya Polri mengatakan akan menyerahkan 6 jenazah pengawal Rizieq ke keluarganya, Selasa, 8 Desember 2020 sore. Sebelum diserahkan untuk dimakamkan, jenazah ditawarkan untuk disalatkan di RS Polri.
“Keluarga akan ditawarkan untuk melaksanakan salat bersama,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.
Menurut Argo, proses autopsi selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Selanjutnya jenazah dimandikan, diberi kain kafan, dan dimasukkan ke dalam peti.
Sementara itu Pemkab Bogor telah menyiagakan tim pengamanan menjelang pemakaman enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak polisi.
“Satgas COVID-19 dari Pemkab, Polres, Kodim, dan seluruh pihak lainnya untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi kerumunan yang melanggar prokes (protokol kesehatan),” kata Bupati Bogor Ade Yasin di Ciawi, Bogor, Selasa, 8 Desember 2020.
Ia bersama unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengaku terus melakukan koordinasi mengantisipasi kerumunan.
Menurutnya, menyiagakan pasukan itu merupakan bentuk antisipasi meski belum ada informasi yang pasti tentang rencana pemakaman enam anggota FPI di sekitaran Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariat, Megamendung, Bogor.
“Saya kalau itu belum update akan dimakamkan di mana. Kan kalau pemakaman itu keinginan keluarga ya, tidak bisa saya atur juga,” kata Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor itu.
Ade Yasin berharap, ketika keenam jenazah tersebut dimakamkan I Megamendung Bogor tidak ada kerumunan massa seperti yang terjadi saat kedatangan HRS di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariat, Megamendung pada 13 November 2020.
Sementara itu foto dan video suasana di kediaman keluarga korbanudha beredar di medsos seperti tampak di bawah ini.

Baca Juga:  Sub Penyalur Percepat Penerapan BBM Satu Harga

DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan