Meluas, Tuntutan Bebaskan Habib Rizieq Shihab

  • Bagikan
IMG 20201217 WA0004
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Tuntutan umat Islam agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan dari tahanan, serta dibentuknay tim independen pencari fakta atas meninggalnya 6 Laskar Pembela Front Pembela Islam (FPI) makin meluas.

Sejak HRS ditahan hingga Kamis, 15 Desember 2020, gelombang masyarakat yang mendatangi kantor -kantor polisi meminta mereka juga ditahan terus berlangsung hampir dari seluruh wilayah Indonesia.

DomaiNesia

Kamis, 16 Desember 2020, ratusan simpatisan HRS menyampaikan aspirasi di Jalan Basuki Rahmat Palembang samping Markas Polda Sumsel, Kamis, 16 Desember 2020.

Mereka meminta HRS dibebaskan tanpa syarat, dan kasus penembakan anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM50 beberapa waktu lalu diusut tuntas.
Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polda Sumsel memasang pagar kawan berdui di bebeapa ruas menuju Polda Sumsel. Video aksi meeka sejak awal melakukan aksi sudah beda dan menyebar luas.

Baca Juga:  Anies: Kami Bertanggung Jawab

Koordinator Lapangan Umat Muslim Sumsel, Gasim Alkaf mengatakan, pihaknya meminta agar pihak Kepolisian segera membebaskan pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, serta mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan enam orang Syuhada.

“Kami sampaikan kepada Polisi untuk membebaskan Habib Rizieq Shihab tanpa syarat. Serta mengadili seadil-adilnya kasus penembakan terhadap enam orang Syuhada,” ujar Gasim.

“Jika tuntutan kami ini tidak dipenuhi, kami akan kembali menggelar aksi dengan massa yang jauh lebih banyak,” katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, pihaknya segera menyampaikan tuntutan yang disampaikan Umat Muslim Sumsel tersebut ke Mabes Polri.

“Tadi sudah kita dengar tuntutan dari massa. Secara garis besar yakni meminta dibebaskannya HRS tanpa syarat dan mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan enam orang pengawal HRS. Tentunya aspirasi ini segera kita sampaikan ke Mabes Polri,” ucapnya.

Baca Juga:  Kesetaraan Gender di Lingkungan Kerja, Glints Kampanye GEC Spirit of Kartini

Video sejenis juga ditemukan di berbagai wilayah dimana mereka mendatangi Polsek-Polsek setempat untuk mengajukan tuntutan membebaskan kan HRS dan mengusut tuntas kasus kematian 6 laskar FPI oleh polisi.

Bahkan, ada yang kreatif dengan membuat kolase video masyarakat yang mendukung HRS.

Sementara itu, video pernyataan sikap masyarakat Islam yang mendukung HRS juga beredar luas.

Salah satunya dai kalangan umat Islam Kalimantan Barat. Dalam video pendek berdurasi 1:08 detik yang beredar, tampak sekelompok orang ini menyampaikan siap untuk datang ke Polda Metro Jaya. Mereka bahkan siap ditahan karena ikut dalam kerumunan penjemputan maupun acara di Petamburan, Jakarta Pusat.

“Kami insya Allah akan ke Jakarta jika Imam Besar kami ditahan. Kami siap kawal. Siap berangkat ke Jakarta. Siap satu penjara dengan Habib Rizieq. Siap ke Polda Metro Jaya,” ujar mereka secara bersaut-sahutan.

Baca Juga:  TikTok Ajak Kreator Berbagi Konten Edukasi dalam Kompetisi #TikTokPintar

Tuntutan serupa juga muncul di beberapa wilayah Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur, dan Sumatera, termasuk kelompok-kelompok masyarakat. Bahkan, video perorangan juga beredar misalnya video Buyung, IKB Universitas Indonesia. DBS/S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan