Trending di Twitter Hastag Bubarkan PDIP, Netizen: Markas Tempat Berkumpulnya Para Maling

  • Bagikan
twitter pdip
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Hari ini, Senin, 4 Januari 2021, Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) mendapat hal kurang nyaman di jagat media sosial.

Media sosial Twitter heboh dengan hastag yang kini menjadi topic trending nomor satu di Indonesia.

DomaiNesia

Hastag bubarkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi yang paling tinggi, setidaknya, pada pukul 11:51 WIB.

Warganet beramai-ramai buat hashtag ‘bubarkan PDIP’ karena diduga warganet geram dengan partai tersebut.

Warganet geram, karena belakangan ini kader PDIP banyak sekali yang terjerat kasus korupsi hingga menyebut fraksi naungan Megawati Soekarnoputri itu ‘sarang koruptor’.

Sebuah akun bernama @putraerlangga_ mengupload foto dengan judul bahwa korupsi terbanyak dilakukan oleh kader partai PDIP.

Di dalam foto tersebut tampak eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara yang tersandung kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19.

“Udah pantes ni tagar jadi tersangka TT, #bubarkanPDIP, apakah anda setuju?,” cuit akun @putraerlangga_

Unggahan tersebut sudah diretweet sebanyak 217 kali dan disukai sebanyak 515 orang.
Berbagai macam respon ditunjukan oleh netizen atas trendingnya hastag tersebut.

Baca Juga:  Ketua PA 212: Menag Terburu-buru Keluarkan Panduan Ibadah Puasa

“Yang korupsi yang banteng, yang dibubarin yang putih-putih, tau-tau ada drone masuk,” cuit akun @sandi_sama14.

“Juara bertahan dengan jumlah kader koruptor terbanyak layak untuk #bubarkanPDIP,” cuit akun @Edirosadie.

“Markas tempat berkumpulnya para maling di akhiri dengan #bubarkanPDIP,” cuit akun @lentera_senja.

a
Akun @Kang Service Kipas Angin mengunggah kalende dengan foto Harun Masiku dan teks Koruptor Paling
nyaman.

Salah satu akun dengan nama @PA_009 juga sampai mengunggah foto para kader PDIP yang belakangan ini sedang hangat dibicarakan karena terlibat kasus korupsi salah satunya eks Mensos Juliari Batubara.

Pantasnya Garong2 ini dihukum gantung biar ada efek jeranya..#BubarkanPDIP#BubarkanPDIP pic.twitter.com/Q8Yw2aX9DB— PUTRA (@PA_009) January 4, 2021

Dalam beberapa bulan belakangan, sejumlah kade PDIP ditangkap KPK atas kasus korupsi di bebagai daerah. Yang paling menghebohkan adalah mantan
Mentei Sosial Juliari Batubara yang mengkorupsi dana bansos.
Heboh ini menggenapi kasus sebelumnya khususnya
Harun Masiku yang sampai kini tak mampu ditemukan KPK.
Berikut beberapa kader PDIP yang ditangkap karena kasus korupsi.

Baca Juga:  Sandiaga: Oposisi Konstruktif Sangatlah Bermartabat

1. Wenny Bukamo

Wenny adalah Bupati Banggai Laut. Wenny Bukamo terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis siang 3 Desember 2020.

Wenny yang juga DPC PDIP Kabupaten Banggai Laut tercatat sebagai calon petahana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Dia berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe.Wenny-Ridaya diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Wenny merupakan Cabup petahana di Pilkada 2020 Banggai Laut.

2. Ajay Muhammad Priatna

Ajay adalah Wali Kota Cimahi, ia ditangkap tak lama setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terjaring OTT KPK pada 25 November 2020.

Ajay juga terkena OTT pada Jumat 27 November 2020, diketahui Ajay merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi.

Pria kelahiran Bandung 1966 ini ditangkap KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pembangunan Rumah Sakit di Cimahi.

Baca Juga:  Covid 19, MN KAHMI Bantu RS Permata Hati dan Ojol

3. Juliari Peter Batubara

Juliari merupakan mantan Menteri Sosiak yang terjerat korupsi bantuan sosial Covid-19.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan uang senilai Rp14,5 miliar terkait kasus korupsi Bantuan Sosial.

Dari hasil tangkap tangan ini, ditemukan uang dengan pecahan mata uang rupiah dan mata uang asing, masing-masing sejumlah sekitar Rp11,9 miliar, sekitar 171.085 Dolar AS (setara Rp2,420 miliar), dan sekitar 23.000 Dolar Singapura (setara Rp243 juta).

4. Harun Masiku

Harun adalah tersangka dari kasus suap pengurusan pergantian antar waktu DPR 2019-2024 juga merupakan Caleg PDIP.

Hingga kini, Harun Masiku kini masih berada di dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2020.

5. Andreau Misanta Pribadi (AMP)

Andreu ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus suap ekspor benih lobster bersama dengan mantan menteri KKP Edhy Prabowo.

Andreu adalah anggota partai yang pernah menjadi calon legislatif DPR RI yang diusung oleh partai PDI Perjuangan pada Pemilu 2019 lalu. DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan