Saatnya Melirik Pasar Investor Domestik dan Potensinya

  • Bagikan
colliers
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS— Leading diversified professional services and investment management firm Colliers International Group Inc. (NASDAQ and TSX: CIGI), baru -baru ini, merilis insights dengan judul Timeto Glance at the Domestic Investor Market and its Potential. Insights ini menunjukkan potensi pasar investor domestik Indonesia di tahun 2021.

Dengan situasi ekonomi yang masih belum stabil di tahun 2021, aliran modal di Indonesia akan ikut terpengaruh. Pasar properti domestik akan terus dipengaruhi oleh permintaan atau ekspektasi akan adanya pengurangan harga. Sebagian besar investor, bahkan yang kecil sekalipun, masih berharap mendapatkan harga yang lebih rendah.

DomaiNesia

Steve Atherton, Head of Capital Markets & Investment Services of Colliers International Indonesia, nalasan pengembang properti tetap memberikan harga terbaik adalah untuk mempertahankan margin keuntungan minimum yang diharapkan.

Pendapatan kedepannya perlu dikurangi untuk merefleksikan pemulihan U-shaped yang lebih lambat, dan oleh karena itu, harga tanah perlu disesuaikan. Atau, untuk aset yang menghasilkan pendapatan, waktu yang dibutuhkan untuk menyewa gedung sepenuhnya (atau menjual unit strata) akan lebih lama. Oleh karena itu, harga sewa dan insentif pemasaran juga perlu disesuaikan. Akibatnya, faktor realistis ini akan tercermin pada harga.

Baca Juga:  MUI Keluarkan Maklumat Tolak Tegas RUU HIP dan Komunisme

Peluang untuk Meningkatkan Modal Pengembang Properti Adanya peraturan pembatasan perjalanan yang saat ini berlaku menjadi tantangan bagi pembuat keputusan khususnya pihak asing asing untuk mengunjungi dan bertemu klien secara langsung serta melakukan inspeksi lokasi. Pengembang dengan bisnis yang lebih mapan dan memiliki tim lokal, besar kemungkinan akan memulai proyek baru. Ini juga berlaku bagi perusahaan asing yang menanamkan modalnya pada pengembang lokal yang sudah memiliki kantor perwakilan dan orang-orang di lapangan.

Investor Beralih ke Pasar Umum
Terlepas dari peran pemerintah yang dapat membantu meningkatkan jumlah modal untuk diarahkan ke aset properti, banyak investor yang menginginkan peluang untuk berinvestasi di pasar properti publik.
Ini dapat menjadi alternatif yang akan membawa peluang baru bagi investor dalam menempatkan modalnya. Indonesia telah membentuk Dana Investasi Real Estat (DIRE). DIRE menawarkan peluang besar bagi publik untuk berinvestasi dalam institusi real estat yang lebih besar dimana mereka dapat membeli saham gedung-gedung besar atau portofolio dari jenis aset institusional yang lebih besar.

Baca Juga:  DKI Jaya Raih TPID Awards 2019

Monica Koesnovagril, Head of Advisory Services Colliers International Indonesia, menyebutkan seiring dengan perlambatan ekonomi global, pasar investasi Indonesia sangat bergantung pada investor domestik, baik dari segi nilai maupun jumlah proyek. Dominasi PMDN ini semakin menguat pada Q3 2020 yang mencapai sekitar 51%, berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dalam negeri masih memiliki kepercayaan untuk berinvestasi di Indonesia. Oleh karena itu, kami melihat bahwa untuk saat ini investasi dalam negeri memiliki porsi yang lebih signifikan, hingga dua atau tiga tahun kedepan.

Peluang Area Investasi di Indonesia

Jabodetabek, khususnya DKI Jakarta, saat ini masih mendominasi investasi yang berbasis lokasi, baik dari segi nilai maupun jumlah proyek, dengan Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat memiliki peluang di sektor industri dan logistik. Pulau Bali kini juga mulai perlahan menjadi incaran investasi industri.

Baca Juga:  ASUS Republic of Gamers (ROG) Luncurkan Zephyrus M16 dan Zephyrus S17

Hal ini menunjukkan peluang investasi kini makin besar, tidak hanya bagi investor dalam negeri tetapi juga bagi investor asing di masa mendatang. REL / S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan