Pandemi Covid 19, JamSyar Tetap.Melaju Kencang

  • Bagikan
IMG 20210205 WA0054
Cloud Hosting Indonesia

JAKARTA–Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret tahun 2020 membuat banyak industri di Indonesia terkontraksi. Namun, hal ini terbalik dengan peningkatan bisnis PT Jamkrindo
Syariah (JamSyar) yang tetap melacu kencang di tengah Pandemi.

“Dengan strategi jitu melawan krisis, berdasarkan laporan in house JamSyar berhasil mencatat Volume Penjaminan sebesar Rp32,40 triliun, meningkat 12,89 % dibandingkan tahun 2019 yang hanya sebesar Rp28,7 triliun,” ujar Direktur Utama Jamsyar Gatot Suprabowo dalam dalam konferensi pers secara daring terkait paparan kinerja jamsyar tahun 2020, Jumat (5/2/2021).

DomaiNesia

Gatot didampingi  Direktur Keuangan SDM dan Umum PT Penjaminan Jamkrindo Syariah Endang Sri Winarni, dan Direktur Operasional Jamsyar, Sony Achmad Sonhaji.

Menurut Gatot, atas penjaminan tersebut, IJK on kafalah yang didapatkan JamSyar adalah sebesar Rp533,17 miliar atau meningkat sebanyak 59,7% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp333,76 Miliar.

Sementara laba tahun berjalan tahun 2020 yang berhasil diraih sebesar Rp48,764 miliar atau meningkat sebesar 32,69% dari tahun 2019 yang hanya sebesar Rp36,75 miliar .

Gatot menegaskan JamSyar berkomitmen mendukung program-program Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional
(PEN).

Direktur Keuangan SDM dan Umum PT Penjaminan Jamkrindo Syariah Endang Sri Winarni menjelaskan program penjaminan Pembiayaan Modal Kerja PEN dilakukan bekerjasama dengan 10 Bank penyalur pembiayaan Modal Kerja PEN yaitu Bank Syariah Mandiri, BRISyariah, BNI Syariah, BTN Syariah, BTPN Syariah, BPD Jateng Syariah, BPD Jatim Syariah, BPD NTB Syariah, Maybank Syariah, dan Bank Aceh.

Baca Juga:  Tim Mabes TNI Mulai Hari Ini bantu Kivlan Zein

Total UMKM penerima
pembiayaan modal kerja PEN yang dijamin selama periode tahun 2020 adalah sebanyak 520.511 UMKM dengan total Volume penjaminan adalah sebesar Rp2,44 Triliun

“Program Penjaminan
Pembiayaan Modal Kerja PEN sangat dibutuhkan untuk menambahkan kepercayaan (confidence) Perbankan Syariah dalam menyalurkan pembiayaan modal kerja,” kata Endang.

Selain program penjaminan PEN, JamSyar juga terus mendongkrak pertumbuhan
UMKM melalui penjaminan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pada tahun 2020, total
nasabah KUR yang dijamin oleh JamSyar adalah sebanyak 39.127 terjamin atau tumbuh sebesar 86% dibandingkan tahun 2019. Total volume penjaminan KUR tahun 2020 yang didapatkan adalah sebanyak Rp2,25 triliun atau tumbuh sebesar 180,37% dari tahun 2019.

Dalam penjaminan KUR, JamSyar juga turut andil dalam menjamin KUR Super Mikro. KUR Super Mikro adalah merupakan KUR yang utamanya ditujukan kepada pekerja yang terkena
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau Ibu Rumah Tangga (IRT) yang menjalankan usaha produktif.

Plafond maksimal KUR Super Mikro adalah sebesar Rp 10 juta.

Dalam mendukung kegiatan penjaminan baik pembiayaan Modal Kerja PEN maupun
KUR, JamSyar menyediakan kemudahan bagi bank penyalur dalam proses penjaminan melalui penjaminan secara Host to Host maupun Web Application yang dapat diakses secara mudah, dengan tetap menyesuaikan kepada kesiapan dari Bank penyalur.

Selain itu, JamSyar juga adaptif untuk terus mencermati segala peluang dan pergerakan bisnis, dimana sebelumnya JamSyar focus di penjaminan pembiayaan.

Baca Juga:  Traveloka Hadirkan Epic Sale 2019

“Pada tahun 2020 JamSyar aktif mendukung para UMK dibidang penyediaan kebutuhan Alat Kesehatan (Alkes) dengan penyediaan produk penjaminan non cash loan yaitu berupa penjaminan Kontra Bank Garansi (KBG) dan Surety Bond,” kata Gatot.

Diharapkan pada tahun 2021, JamSyar dapat memperbesar
volume penjaminan pembiayaan Modal Kerja kepada pelaku UMK penyedia kebutuhan Alkes sehingga dapat terus mendukung kebutuhan penanganan penanggulangan Covid-19.

Menurut dia, kinerja yang baik ini tidak terlepas dari dukungan pemegang saham. Salah satu bentuk dukungan dari pemegang saham adalah adanya penambahan modal oleh pemegang saham mayoritas JamSyar yaitu PT. Jamkrindo dengan merealisasikan penambahan modal senilai Rp150 miliar di tahun 2020 sehingga total modal disetor dalam Perseroan hingga akhir
tahun 2020 senilai Rp 550 miliar.

Direktur Operasional Jamsyar, Sony Achmad Sonhaji menjelaskan
JamSyar memiliki 15 kantor layanan dan jaringan yang tersebar di beberapa provinsi guna melayani seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu JamSyar juga telah melakukan perubahan struktur organisasi guna meningkatkan kelincahan perusahaan dalam menghadapi perkembangan bisnis dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses untuk menciptakan pertumbuhan yang kontinyu dan meningkatkan daya saing bagi JamSyar.

Dalam rangka mendukung ekspansi JamSyar tahun 2021 Pemegang Saham JamSyar juga terus memberikan kepercayaan dengan bentuk Komitmen untuk memberikan tambahan modal sebesar Rp400 miliar sehingga kapasitas JamSyar untuk memberikan pelayanan meningkat secara signifkan.

Baca Juga:  Muslim Festival Fashion 2020 Segera Digelar

Atas kinerja yang berhasil diraih tersebut, selama periode tahun 2020 JamSyar berhasil
meraih banyak Award dalam berbagai bidang yang terdiri dari; Human Capital, Finance,
Financing Guarantee, Community Development, IT, dan Operation.

Rinciannya:

1. Infobank Sharia Finance Institution Award 2020: The Best Islamic Financing Guarantee –27 Oktober 2020.

2. BUMN Branding and Marketing Award 2020: Corporate Marketing Anak Perusahaan BUMN Kategori Community Development Terbaik – 05 November 2020.

3. “INDONESIA MOST EXCELLENCE BUSINESS AWARD 2020“ untuk kategori “Sharia Financial Institutions Committed to Contribute to the Microfinance Sector of The Year 2020” – 20 November 2020.

4. Economic Review – The Best Indonesian Operational Excellence Award, Category:
Multifinance – State Owned Enterprise & Subsidiaries, Platinum Award (Very Excellent),- 18 Desember 2020.

5. Economic Review: Financial Zoominar & Indonesia Finance Award- III- 2020, Managing
Financial Risk and Capturing Financial Opportunities in the Crisis Era, The Best
(Category: Shariah Finance Company), Gold Award (Excellent) – 08 Oktober 2020.

6. Economic Review: The Best IT for Subsidiary of State Owned Enterprise’s, Category:
Financing, Gold Award (Excellent) – 6 November 2020.

7. BusinessNews: The Best Human Capital in People Development & Technology Services
2020 (Guarantee Financial Sharia Services) – 25 November 2020

8. Economic Review: The Best Human Capital for Private Company, Sector: Multifinance,
Gold Award – 24 Juli 2020..HERS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan