Personal Branding, Strategi Untuk Fresh Graduate Berhasil di Dunia Kerja

  • Bagikan
WhatsApp Image 2021 02 23 at 7.00.31 PM1
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Pencarian kerja menjadi sebuah kompetisi yang tak terelakakan bagi mereka yang baru lulus kuliah/fresh graduate. Mereka tak hanya bersaing dengan sesama rekan yang belum berpengalaman kerja namun juga dengan rekan yang sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya.

Dibutuhkan strategi jitu bagi fresh graduate untuk dapat menonjol dan menunjukan kompetensi yang dimiliki melalui Personal Branding. Strategi ini yang coba dibagikan oleh Alumni Mentorship Almamater Center ILUNI UI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) melalui program Future Star Corps 2021.

DomaiNesia

Apa itu personal branding? Istilah ini mungkin masih terdengar asing bagi para fresh graduates.

Menurut Senior HR Consultant, Career & Personal Development Expert, Tuti Indrawati, yang menjadi pemateri dalam online training dari Almamater Center Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bertajuk “Building Personal Branding for Fresh Graduates” bekerja sama dengan Direktorat Pengembangan Karier dan Hubungan Alumni UI (DPKHA UI dan Komunitas Coach MCC, personal branding adalah sebuah konsep baru dalam dunia marketing terkait dengan strategi seseorang untuk mempromosikan dirinya atau karakter pribadi yang menonjol dari dirinya.

Baca Juga:  Tren Ancaman Dunia Maya yang Harus Diwaspadai Asia Tenggara Tahun 2021

Tuti yang juga Alumni Fakultas Psikologi UI menjelaskan tiga hal penting dalam membangun brand diri tersebut. “Personal branding adalah memahami apa yang sejatinya unik tentang diri dan menggunakan keunikan tersebut untuk membedakannya dari orang lain serta membimbing diri dalam keputusan karir.

Dalam membangun personal branding perlu untuk mengenali apa yang akan ditonjolkan sebagai materi promosi diri, lalu mengidentifikasi karakter, minat, nilai-nilai pribadi, dan keterampilan yang kemudian dipadukan dalam kemasan yang menarik,” paparnya.

Tuti menjelaskan membangun personal branding harus didukung dengan pernyataan pencapaian kesuksesan yang perlu ditampilkan dalam resume dan pada saat wawancara. Untuk dapat menyampaikan cerita ringkas tentang capaian sukses tersebut, menurutnya perlu adanya identifikasi pencapaian yang dapat dilakukan melalui metode SOAR.

Baca Juga:  Pepsodent Ajak Orang Tua Sediakan Lindungan Menyeluruh pada Anak

“Metode ini digunakan dengan menggali empat hal dalam sebuah kisah sukses yang telah dicapai, yaitu Situation (situasi), Obstacles (hambatan), Action (tindakan), dan Results (hasil),” kata Tuti.

Setelah mengupas tentang bagaimana membangun personal branding yang baik, pada sesi kedua pelatihan virtual ini juga dipaparkan panduan dalam membuat resume yang ‘menjual’ serta bagaimana menyampaikan brand diri dalam sebuah wawancara kerja. Dipandu oleh Peter Samuel Oloi yang juga seorang Performance Management Specialist, pelatihan ini mengajak fresh graduates untuk mempersiapkan diri agar dapat unggul dalam memasuki dunia kerja professional. HERS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan