Sidang HRS Ditunda. HRS Tolak Sidang Online. Kuasa Hukum: HRS Diperlakukan Beda

  • Bagikan
HRS dan menantunya
Habib Rizieq Shibab bersama menantunya Irfan Alayidrus, dan putrinya Syarifah Najwa Shihab
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Sidang perdana Habib Rizieq Shihab (HRS) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa, 16 Maret 2021 ditunda, dan dijadwal ulang pada Jumat, 19 Maret 2021.

“Sidang ditunda hari Jumat, tanggal 19 Maret 2021 pukul 09.00 WIB,” kata Ketua Majelis Hakim PN Jaktim Suparman Nyompa, dalam siaran langsung Youtube, Selasa, 16 Maret 2021.

DomaiNesia

Menurut Suparman, penundaan ini merupakan pilihan yang berat. “Jadi tadi permintaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), sangat berat memang sebenarnya. terpaksa kami tidak bisa lanjutkan persidangan karena persoalan suara yang tidak terang,”kata Suparman.
“Di sana Rizieq juga menulis tidak terdengar. Itu adalah masalah di kami ini, perangkat ini, dan akan diperbaiki oleh teknisi,”lanjutnya.

Rizieq dijadwalkan menjalani sidang secara virtual pada hari ini. Pembacaan dakwaan dilakukan di PN Jakarta Timur. Rizieq dan tersangka lain terjerat kasus dugaan penghasutan dan kerumunan di Petamburan, kasus kerumunan di Megamendung, serta kasus kontroversi tes usap (swab test) di RS Ummi Bogor.

Baca Juga:  IDI-Medigo Luncurkan Klinik Pintar IDI

Habib Rizieq Shihab menjalani tiga kali persidangan dalam tiga perkara berbeda. Sementara terdakwa lainnya yakni Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi disidang terpisah dari Rizieq dalam perkara kasus kerumunan di Petamburan.

Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat dan Muhammad Hanif Alatas juga disidang terpisah dalam perkara kasus dugaan menghalangi petugas Covid-19 saat Rizieq dirawat di RS Ummi.

Kuasa Hukum Rizieq Shihab, Munarman, mengatakan Habib Rizieq diperlakukan berbeda pada sidang perdana ini.

Munarman mencontohkan dalam sidang perkara kasus dugaan menghalang-halangi Satgas Covid-19 saat Rizieq dirawat di RS Ummi.

“Dalam perkara RS Ummi, ada tiga terdakwa yakni Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas, dan dr. Andi Tatat. Namun dr. Andi Tatat, bisa disaksikan, hadir di tempat. Padahal dr Andi Tatat tidak ditahan, artinya bisa dipanggil. Orang yang di luar saja bisa dipanggil, apalagi yang di tahanan, mestinya lebih bisa. Dengan demikian ada perlakuan berbeda, ada pelanggaran hukum,” tutur Munarman.

Baca Juga:  Cegah Virus Corona, Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Hingga kini sidang perkara nomor 223 dengan terdakwa dr Andi Tatat masih berlangsung. Sementara lima perkara lain yang dijadwalkan sidang pada hari ini ditunda dan akan digelar Jumat,19 Maret 2021.

“(Lima) sidang tidak sah secara hukum, karena tidak dihadiri oleh terdakwa. Kalau tidak sah secara hukum ya berarti langkah selanjutnya melanggar hukum dong. Itu konsekuensinya. Sudah lima sidang, ini yang terakhir, yang keenam. Jadi semuanya ada enam perkara,” tutur Munarman.

Video HRS Menolak Sidang

Sementara itu beredar video yang menunjukkan HRS menolak mengikuti sidang secara online. Dalam video itu HRS menyatakan menolak sidang online. Video itu disertai narasi yang mendeskripisikan isi video.

“IB (Imam Besar) HRS didampingi Pengacara Aziz & Ali walk out dari ruang Sidang Online, lalu dihalangi oleh Penyidik Mabes Polri untuk tetap sidang online,” demikian isi narasi tersebut.

Akibatnya IB marah, suara IB menggelegar satu gedung, IB mengatakan kepada penyidik : “Anda jgn ikut campur, ini hak saya ssebagai terdakwa, ini bukan urusan polisi, minggiiir saya mau kembali ke sel.” Dan akhirnya beliau IB HRS kembali ke sel nya.
Tak berapa lama kemudian 4 Jaksa turun ke sel IBHRS, hendak memaksa IB HRS kembali sidang Online, akhirnya IB marah besar, semua polisi dan tahanan menyaksikan.

Baca Juga:  Tutup Tahun, Perta Daya Gas Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Pipa Gas untuk pembangkit Listrik Sorong

IB dengan keras dan suara lantang mengatakan :”Walau kalian tembak kepala saya, saya tidak mau sidang online”. 
HRS menegaskan agar dia tidak dijemput, kecuali dalam sidang offline dimana dia hadir langsung.

“Jika Hakim tetap ngotot sidang online, maka silakan sidang dengan Jaksa saja, saya  tinggal tunggu vonisnya, mau hukum seumur hidup atau hukum mati sekali pun,: tegas HRS.

Akhirnya IB HRS didampingi Kyai Sobri & Hanif masuk kembali ke sel, semua tahanan menyambut dengan nasyid gembira. Video tersebut mendapat berbagai tanggapan dari netizen. POP/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan