Jaksa Antar Surat Panggilan Sidang Online, HRS: Saya Hanya Mau Hadir Sidang Offline Sesuai Amanat UU!

  • Bagikan
aziz yuanuar FPI
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Kuasa Hukum Imam Besar Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar SH mengatakan orang-orang dari Kejaksaan telah mendatangi Rutan Mabes Polri untuk membawa panggilan sidang online hari Jumat, 19 Maret 2021 besok, walapun Habib Rizieq sudah menegaskan tidak akan hadir jika sidang masih mau dipaksakan secara Online atau Virtual.

Habib Rizieq menolak menandatangani surat panggilan sidang, dan menegaskan ia dan terdakwa lainnya siap hadir sidang offline atau hadir langsung secara fisik di Pengadilan sesuai amanat UU.

DomaiNesia

“Rabu malam sekumpulan Jaksa datang ke Rutan Mabes Polri bawa panggilan Sidang Online IB-HRS dkk untuk Jum’at dengan alasan belum ada penetapan Hakim utk Sidang Offline. IB-HRS dkk menolak tanda tangan Surat Panggilan Sidang, dan menyatakan tidak akan hadir Sidang Online. IB-HRS dkk hanya siap hadir Sidang Offline di Pengadilan sesuai amanat UU”, ujar Aziz sebagaimana dilansir Faktakini.info, Rabu, 17 Maret 2021 malam.

Baca Juga:  PB IDI: Jangan Panik dengan Pneumonia Virus Corona Wuhan

Aziz mengungkapkan kalaupun ada penjemputan secara paksa dengan satu truk pasukan bersenjata sekalipun, maka Habib Rizieq akan melawan karena ia memiliki Hak sebagai Terdakwa. Habib Rizieq meminta Hakim dan Jaksa untuk berhenti bikin gaduh, dan silahkan lanjutkan sidang secara Virtual hingga vonis tanpa Terdakwa.

“IB-HRS menegaskan kalau pun ada jemput paksa demgan satu truk pasukan bersenjata sekali pun, maka akan “dilawan”, yaitu dilawan sesuai dengan hak-hak yang diatur oleh hukum yang berlaku, karena Hak Terdakwa dilindungi UU. Jadi, Hakim dan Jaksa tdk usah bikin gaduh. Silakan Hakim dan Jaksa lanjutkan saja sidangnya hingga Vonis tanpa Terdakwa.”, kata Aziz.

Selasa, 16 Maret 2021, sidang perdana perkara kekarantinaan kesehatan yang menjerat Habib Rizieq Shihab (HRS) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Baca Juga:  ASUS Republic of Gamers (ROG) Luncurkan Zephyrus M16 dan Zephyrus S17

Habib Rizieq dan Tim Penasihat Hukum walk out dari ruang sidang di PN Jaktim karena Hakim memaksakan persidangan harus dilakukan secara virtual, sementara Habib Rizieq meminta dan sangat siap untuk hadir secara langsung di ruang sidang.

Karena Majelis Hakim tetap memaksakan sidang dilakukan secara online dengan berbagai dalih, Habib Rizieq Shihab pun memilih meninggalkan sidang yang diikutinya secara virtual dari kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian (Bareskrim) Polri, Jakarta Selatan (Jaksel).

Mengutip KUHAP, kuasa hukum mengungkapkan, terdakwa wajib hadir di ruang sidang.

Kuasa hukum berpandangan, Bareskrim Polri sebagai tempat Habib Rizieq mengikuti sidang secara daring bukan ruang sidang.

Pihak penasihat hukum pun meminta agar Habib Rizieq dihadirkan secara langsung di PN Jaktim pada hari ini juga.

Baca Juga:  Karyawan Perumda Pasar Jaya Kunjungi Cugenang Gifted School

Kemudian, Habib Rizieq menyatakan sepakat dengan apa yang disampaikan kuasa hukumnya. Ia meminta dihadirkan langsung di ruang sidang. Habib Rizieq mengemukakan 5 alasan kenapa dirinya meminta dihadirkan secara langsung di persidangan.

Habib Rizieq meminta kesetaraan Hukum karena sebelumnya Irjenpol Napoleon Bonaparte selaku terdakwa juga dihadirkan secara langsung di ruang sidang. Apalagi sidang kasus Habib Rizieq ini disorot secara nasional dan internasional.

“Online ini sangat merugikan karena terlalu bergantung kepada sinyal, yang sinyal sering terputus itu membuat gambar dan suara juga terputu. Di samping itu, saya dalam keadaan sehat walafiat dan saya siap hadir kapan saja di persidangan,” tegas Habib.

Majelis Hakim pun memutuskan untuk menskors sidang guna memberi kesempatan kepada teknisi untuk memperbaiki perangkat audio. POP/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan