Sidang Habib Riezieq Shihab Tetap Berlangsung Online

  • Bagikan
Screenshot 20210319 170054 1
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab digelar secara daring.

Habib Rizieq menghadiri sidang usai dijemput paksa Jaksa Penuntut Umum (JPU), padahal dia tidak ingin menghadiri sidang karena berlangsung secara online. Habib ingin hadir secara offline sebagaimana Irjen Napoleon Bonaparte yang sama-sama ditahan di rutan Bareksrim Mabes Polri.

DomaiNesia

“Saya didorong, saya tidak mau hadir sampaikan pada majelis hakim saya tidak ridho dunia akhirat, saya dipaksa, saya dihinakan,” kata Habib Rizieq menggunakan microphone yang tersedia di ruang sidang Bareskrim, Jumat, 19 Maret 2021.

Habib Rizieq pun berkukuh untuk meminta walk out dari ruang sidang dan mempersilakan sidang tetap berjalan meski tanpa kehadirannya.

Baca Juga:  Sidang Pilpres, Ketua MK: Kami Hanya Takut kepada Allah Swt

“Silakan majelis hakim melanjutkan persidangan tanpa saya, karena saya tidak menghendaki secara online. Saya siap menunggu di dalam sel terserah ingin divonis berapa tahun,” kata Habib Rizieq.

Meski begitu, Majelis Hakim tetap mempersilakan JPU untuk membacakan Surat Dakwaan. “Silakan jaksa membacakan surat dakwaan, saya mohon Habib tenang di situ ya,” ujar Hakim Ketua.

Ini merupakan sidang yang kedua, merupakan sidang lanjutan dari sidang sebelumnya yang berlangsung Rabu, 17 Maret 2021.

Habib menegaskan hadir secara offlien merupakan hak asasinya yang dijamin undang-undang.

“Undang-Undang menjamin dan melindungi saya untuk dihadirkan di dalam ruang sidang. Saya minta menuntut Undang-Undang itu diterapkan. Ini pengadilan, ada di bawah kekuasaan Undang-Undang. Kok hak saya dirampas,” ujarnya.

Baca Juga:  Kerumunan Massa, Habib Rizieq Minta Maaf

“Ya betul habib, betul, makanya kita adili, dengarkan dulu saya jelaskan ya,” timpal Hakim Ketua, Suparman.

Mendengar hal itu, Suparman kemudian menjelaskan bahwa peraidangan tersebut bukanlah sidang pemerintah, melainkan sidang negara.

Ia menjelaskan lambang Burung Garuda di belakang Mejelis Hakim adalah tanda bahwa sidang dijalankan dengan terhormat. Pihak Jaksa sempat menyela meminta hakim melanjutkan persidangan.

Agenda sidang ini adalah pembacaan dakwaan terhadap Rizieq yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Berkas dakwaan yang dibacakan ialah kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta, dengan nomor nomor regsitrasi perkara PDM-011/JKT.TIM/Eku/02/2021 dan kasus kerumunan di Megamendung dengan nomor registrasi PDM-013/JKT.TIM/Eku/02/2021.

Sselain berstatus terdakwa atas kedua kasus kerumunan tersebjut, Habib Rizieq juga menjadi terdakwa dalam kasus tes usap (swab test) di RS Ummi Bogor.

Baca Juga:  Sandiaga: Oposisi Konstruktif Sangatlah Bermartabat

Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa memberikan kesempatan kepada Habib Rizieq dan penasihat hukumnya untuk menyampaikan keberatannya dalam sidang berikutnya.

Suparman mengatakan akan menunggu respons dari Habib Rizieq dan penasihat hukumya atas berkas dakwaan yang telah dibacakan. HERS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan