Hakim Batalkan Sidang Online, Habib Rizieq Akan Disidang secara Offline

  • Bagikan
Habib Rizieq Shihab saat mendatangi Markas Besar Kepolisian RI tahun lalu
Habib Rizieq Shihab saat mendatangi Markas Besar Kepolisian RI tahun lalu
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Di tengah kontroversi dan silang pendapat terkait pelaksanaan pengadilan online terhadap kasus kerumunan dnegan terdakwa Habib Rizieq Shihab, Hakim mengubah penetapan sidang online menjadi offline.

Dengan demikian, pada sidang selanjutnya, Habib Rizieq akan hadir secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

DomaiNesia

“Menetapkan. Satu, mengabulkan permohonan pemohon. Dua, mencabut kembali penetapan tentang penetapan sidang secara online,” ujar Ketua Majelis Hakim Suparman Nyopa, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 23 Maret 2021.

Hakim memerintahkan penuntut umum menghadirkan terdakwa pada setiap hari sidang.

Keputusan ini diambil setelah hakim melakukan musyawarah setelah adanya surat permohonan dari pihak Penasihat Hukum Habib Rizieq.
Sejak awal persidangan ini dibuka, pihak Habib Rizieq Syihab memprotes keputusan hakim yang menetapkan sidang secara online. Habib Rizieq hanya dihadirkan secara virtual dari ruangan di Bareskrim.

Baca Juga:  Deadline, Said Didu Enggan Minta Maaf

Sidang dakwaan sempat terhambat karena sinyal untuk melakukan sidang online terganggu. Selain itu, Habib Rizieq tetap memprotes ingin sidang secara offline.

“Menimbang setelah sidang online ada hambatan di sidang karena gangguan sinyal internet dan terdakwa merasa tidak dapat komunikasi baik karena tidak bertatap muka langsung dengan pihak terkait,” pkata Hakim.

Selain itu, hakim juga terikat pada aturan ketentuan waktu yang harus diselesaikan dalam memutus perkara.”Agar pemeriksaan berjalan lancar maka permohonan Penasihat Hukum Terdakwa agar persidangan secara offline dapat dikabulkan,” kata Hakim.

Sidang hari ini beragendakan pembacaan eksepsi atau keberatan dari Habib Rizieq. Namun Habib Rizieq berkukuh ingin membacakan langsung eksepsi di ruang sidang. Selain itu, ia beralasan masih ada perbaikan dalam eksepsi sehingga meminta waktu. Hakim menunda persidangan hingga Jumat 26 Maret 2021 dengan sidang secara offline. SAN/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan